Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Delapan Koleksi Berharga Dicuri dari Museum Louvre, Pemerintah Prancis Lakukan Penyelidikan

Siti Rohmah • Selasa, 21 Oktober 2025 | 01:44 WIB
Ruang pamer Museum Louvre di Paris, Prancis.
Ruang pamer Museum Louvre di Paris, Prancis.

RADARTUBAN - Delapan benda berharga dilaporkan hilang dari Museum Louvre di Paris setelah aksi pencurian yang terjadi pada Minggu (19/10) waktu setempat.

Kementerian Kebudayaan Prancis mengonfirmasi peristiwa tersebut dan menyebut bahwa para pelaku berhasil mengakses galeri yang menyimpan Permata Mahkota Prancis.

Menurut laporan Sky News, museum terpaksa ditutup sementara setelah kejadian tersebut.

Barang-barang yang dicuri mencakup tiara milik Ratu Marie-Amelie dan Ratu Hortense, kalung safir dari kedua ratu tersebut, serta sepasang anting-anting safir yang juga merupakan bagian dari koleksi mereka.

Selain itu, para pencuri juga membawa kabur kalung zamrud milik Permaisuri Marie Louise, sepasang anting-anting zamrud dari koleksi yang sama, bros relikui yang terkenal, tiara Permaisuri Eugenie, dan bros pita korsase besar yang juga milik Permaisuri Eugenie.

Media Prancis melaporkan bahwa total sembilan benda sempat dicuri, namun satu di antaranya ditemukan kembali di dekat museum tak lama setelah para pelaku melarikan diri.

Surat kabar Le Parisien menyebut benda yang ditemukan itu adalah mahkota milik istri Napoleon III, Permaisuri Eugenie, yang dalam kondisi rusak.

Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, menjelaskan bahwa rekaman pengawasan memperlihatkan para pencuri bertindak cepat dan profesional.

“Mereka tidak melukai siapa pun. Dalam waktu empat menit mereka masuk, memecahkan etalase, mengambil barang curian, dan pergi,” ujarnya kepada TF1.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nunez, menyebut peristiwa tersebut sebagai “perampokan besar,” dengan modus para pelaku memecahkan jendela untuk masuk ke beberapa etalase yang menyimpan perhiasan.

“Permata yang dicuri ini memiliki nilai warisan yang luar biasa dan sejatinya tak ternilai harganya,” ujar Nunez.

BBC melaporkan bahwa pihak berwenang Prancis masih melakukan penyelidikan menyeluruh terkait kasus tersebut.

Kejaksaan Prancis menyatakan bahwa proses penilaian terhadap kerusakan dan kerugian akibat insiden ini masih berlangsung. (*/lia)

Editor : radar tuban digital
#zamrud #rusak #pencuri #safir #museum louvre #tiara #paris #kalung #bros #profesional #penyelidikan #mahkota