Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Timor Leste Resmi Jadi Anggota ke-11 ASEAN, Akhiri Penantian 13 Tahun

Siti Rohmah • Minggu, 26 Oktober 2025 | 19:43 WIB
Para menteri luar negeri negara-negara ASEAN di rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (25/10)
Para menteri luar negeri negara-negara ASEAN di rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (25/10)

RADARTUBAN - Timor Leste secara resmi bergabung menjadi anggota ke-11 Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) pada Minggu, (26/10).

Gabungnya keanggotaan itu dilakukan dalam pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-47 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Keanggotaan ini menjadi ekspansi pertama ASEAN dalam 26 tahun terakhir, sejak bergabungnya Kamboja pada 1999.

Perdana Menteri Timor Leste, Xanana Gusmao, turut menandatangani dokumen keanggotaan bersama 10 pemimpin negara ASEAN lainnya.

Penandatanganan tersebut mengukuhkan status resmi Timor Leste sebagai anggota penuh ASEAN, sekaligus menandai berakhirnya penantian panjang selama lebih dari satu dekade.

Setelah penandatanganan, para pemimpin ASEAN berfoto bersama dalam tradisi khas berpegangan tangan sebagai simbol persatuan regional.

Upacara pengesahan berlangsung di Kuala Lumpur Convention Centre di bawah kepemimpinan Malaysia sebagai tuan rumah KTT tahun ini.

Mengutip laporan Free Malaysia Today dan AsiaOne, momen bersejarah ini merupakan puncak dari proses panjang Timor Leste yang pertama kali mengajukan keanggotaan pada 2011 dan memperoleh status pengamat pada 2022.

Sejak mendapatkan status pengamat, Timor Leste aktif berpartisipasi dalam berbagai pertemuan ASEAN serta menyesuaikan kebijakan nasionalnya agar selaras dengan tiga pilar utama ASEAN: politik-keamanan, ekonomi, dan sosial-budaya.

Penerimaan resmi ini menjadi tonggak penting bagi negara berpenduduk sekitar 1,3 juta jiwa tersebut.

Sekaligus memperkuat posisi ASEAN di tengah dinamika geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global.

Timor Leste, yang merdeka pada 2002 setelah melalui masa panjang konflik dan penjajahan, kini resmi menjadi bagian dari komunitas regional yang mewakili lebih dari 700 juta penduduk Asia Tenggara.

Para pengamat menilai langkah ini mencerminkan komitmen ASEAN terhadap inklusivitas dan integrasi kawasan.

Meskipun tantangan dalam menjaga kesatuan dan relevansi organisasi di tengah persaingan kekuatan besar dunia tetap menjadi perhatian.

Selama tiga hari penyelenggaraan KTT ASEAN ke-47, para pemimpin dijadwalkan mengadakan sejumlah pertemuan internal dan bilateral dengan mitra eksternal.

Agenda pembahasan meliputi isu ketegangan perdagangan Amerika Serikat-Tiongkok hingga situasi politik di Myanmar.

Sejumlah pemimpin dunia juga dijadwalkan hadir dalam pertemuan tersebut, termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Perdana Menteri Cina Li Qiang, Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi, Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva, dan Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa.(*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#timor leste #regional #ASEAN #ktt #kuala lumpur