RADARTUBAN – Dunia hiburan Malaysia tengah diguncang kabar mengejutkan.
Rapper kontroversial Namewee resmi ditahan polisi terkait kasus kematian influencer Taiwan, Irish Hsieh Yu Hsin.
Sebelum akhirnya ditahan, Namewee terlebih dahulu menyerahkan diri ke kantor polisi Kuala Lumpur, Malaysia.
Ia juga sempat mengunggah pernyataan melalui akun Instagram pribadinya, menegaskan kesiapannya bekerja sama dengan pihak berwenang.
Baca Juga: Polisi Telusuri CCTV dan Kesaksian di Balik Kematian Mahasiswa Unud Timothy Anugerah
“Saya tidak akan lari. Dulu ketika saya dicari polisi, saya melaporkan diri secara sukarela dan tidak pernah melarikan diri,” tulis Namewee di Instagram.
Kuasa hukum Namewee, Joshua Tay, mengatakan kliennya akan ditahan selama tujuh hari hingga 10 November 2025 untuk kepentingan penyelidikan.
“Klien saya baik-baik saja saat ini dan akan bekerja sama sepenuhnya dengan polisi dalam penyelidikan mereka,” ujarnya.
Kasus ini bermula ketika Irish Hsieh Yu Hsin ditemukan tewas pada 22 Oktober 2025 di sebuah kamar hotel di Kuala Lumpur.
Berdasarkan laporan, saat itu Irish tengah membuat video bersama Namewee.
Rapper tersebut mengaku menemukan Irish sudah dalam keadaan tidak responsif di dalam bak mandi hotel, sebelum akhirnya memanggil layanan darurat sekitar pukul 12.30 siang.
Kepala Polisi Kuala Lumpur, Fadil Marsus, mengonfirmasi bahwa hasil penyelidikan sementara mengarah pada dugaan pembunuhan sebagai motif utama dalam kasus ini. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni