Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Stadion Gigi Riva: Proyek Rp 3,9 Triliun yang Bisa Mengubah Wajah Cagliari. Berkah Ekonomi atau Sekadar Euforia Beton?

Tulus Widodo • Kamis, 13 November 2025 | 15:45 WIB
Stadion Gigi Riva jadi simbol baru Cagliari dan peluang besar bagi ekonomi lokal
Stadion Gigi Riva jadi simbol baru Cagliari dan peluang besar bagi ekonomi lokal

RADARTUBAN – Sepuluh tahun bukan waktu sebentar untuk menunggu sebuah keputusan.

Tapi bagi warga Sardinia dan klub Serie A Cagliari Calcio, penantian itu akhirnya berbuah nyata.

Pemerintah kota memberi lampu hijau pembangunan stadion baru — megah, modern, dan sarat simbol: Stadion Gigi Riva.

Namun, di balik euforia itu, muncul pertanyaan besar: apakah stadion senilai lebih dari € 230 juta (sekitar Rp 3,9 triliun) ini benar-benar akan mengangkat ekonomi lokal dan performa klub? Atau justru hanya jadi monumen beton yang lebih banyak memberi prestise ketimbang manfaat riil?

Baca Juga: Cara Unik Liverpool Menghargai Para Legenda Sepak Bola Dunia di Stadion Anfield

Investasi Raksasa, Dampak Nyata Tapi Terbatas

Wali Kota Massimo Zedda menyebut persetujuan ini sebagai “kabar yang ditunggu selama satu dekade.”

Bagi kota Cagliari, proyek ini bukan sekadar infrastruktur olahraga. Ini simbol kebangkitan kawasan Sant’Elia, tempat stadion lama berdiri dan sempat runtuh akibat usia.

Dari sisi ekonomi, efek paling cepat terasa ada di fase konstruksi. Pembangunan senilai ratusan juta euro akan menggerakkan sektor jasa teknik, material bangunan, hotel, restoran, dan tenaga kerja lokal.

Namun, para ekonom menekankan: dampak seperti ini bersifat sementara. Setelah stadion rampung, pekerjaan itu hilang bersama suara bor dan semen yang mengeras.

Studi-studi seperti yang dilakukan oleh Baade & Matheson (Journal of Sports Economics) serta analisis ekonomi perkotaan menunjukkan bahwa stadion jarang memberi dorongan besar pada PDB regional atau pendapatan warga.

Alasannya sederhana: uang yang berputar di stadion biasanya hanya mengalihkan belanja hiburan masyarakat, bukan menciptakan ekonomi baru.

Efek Domino: Regenerasi Kawasan vs Gentrifikasi

Proyek stadion Gigi Riva bisa jadi katalis regenerasi Sant’Elia — memperbaiki akses transportasi, membuka peluang investasi hotel dan retail, dan mengubah citra kawasan yang dulu terpinggirkan.

Tapi, risiko sosialnya juga tak kecil: kenaikan harga sewa, gentrifikasi, dan tersingkirnya pedagang kecil bisa menjadi efek samping yang tak diinginkan bila tak diimbangi kebijakan kompensasi yang adil.

“Ini bukan hanya soal sepak bola. Ini tentang masa depan kota,” ujar Zedda, seperti dikutip dari akun X Italian Football TV.

Kalimat itu terdengar heroik — tapi realisasinya akan bergantung pada bagaimana pemerintah kota mengelola keseimbangan antara pembangunan dan keadilan sosial.

EURO 2032: Ujian Global untuk Sardinia

Salah satu magnet terbesar proyek ini adalah penunjukan Italia dan Turki sebagai tuan rumah bersama EURO 2032. Stadion Gigi Riva diproyeksikan jadi salah satu venue.

Potensi ekonominya jelas: lonjakan wisata olahraga, okupansi hotel, dan promosi global Sardinia sebagai destinasi wisata.

Namun, sifatnya episodik — sepekan pesta, lalu kembali sepi. Jika tak disertai strategi promosi berkelanjutan, keuntungan besar itu bisa menguap bersama kembang api penutupan turnamen.

Bagi Klub: Uang, Atmosfer, dan Ilusi “Efek Stadion Baru”

Bagi Cagliari Calcio, stadion baru berarti peluang finansial segar. Fasilitas hospitality, ruang korporasi, museum klub, dan toko resmi bisa menambah pendapatan 20–50 persen dibanding era lama.

Namun, sejarah Eropa menunjukkan hal lain: stadion baru tidak otomatis menaikkan prestasi di lapangan.

Riset dari European Sport Management Quarterly bahkan menyebut efeknya “mixed”: klub sering mengalami “honeymoon period” dengan atmosfer baru, tapi performa jangka panjang ditentukan oleh manajemen, bukan beton.

Cagliari tentu berharap stadion ini akan memperkuat identitas dan loyalitas fans.

Tapi jika harga tiket naik dan akses makin mahal, ada risiko basis suporter tradisional justru tersisih.

Optimisme yang Harus Terukur

Secara realistis, manfaat terbesar stadion Gigi Riva ada pada tiga hal:

1. Lapangan kerja konstruksi dan kontraktor lokal jangka pendek.

2. Pendapatan non-sepak bola dari konser, konferensi, dan event besar.

3. Branding internasional Sardinia lewat EURO 2032.

Namun, jika tidak diimbangi manajemen finansial yang sehat, utang publik, relokasi sosial, dan stagnasi ekonomi bisa menodai proyek ini.

Keberhasilan akhirnya akan ditentukan bukan oleh megahnya arsitektur, tetapi oleh bagaimana kota dan klub menyalurkan dampak positifnya ke warga dan pemain muda.

Monumen untuk Gigi Riva, Cermin untuk Sardinia

Stadion ini mungkin akan jadi kebanggaan — monumen abadi untuk legenda Luigi “Gigi” Riva, sekaligus simbol tekad Sardinia menatap masa depan.

Namun, seperti banyak proyek megastruktur lainnya di Italia, ujian sesungguhnya bukan pada saat gunting pita digunting, melainkan pada apa yang terjadi lima tahun setelahnya.

Apakah stadion ini menjadi jantung ekonomi baru… atau sekadar jantung beton yang berdetak sesaat? (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Stadion Gigi Riva #serie A #Cagliari Calcio #sardinia #fasilitas modern