Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Hadiri Undang Presiden Donald Trump, Pakaian Cristiano Ronaldo Dinilai Lebih Rendah Hati

Bihan Mokodompit • Kamis, 20 November 2025 | 18:18 WIB
Cristiano Ronaldo saat menghadiri acara Presiden AS, Donal Trumpt.
Cristiano Ronaldo saat menghadiri acara Presiden AS, Donal Trumpt.

RADARTUBAN - Kehadiran bintang sepak bola dunia itu menjadi sorotan publik setelah hadiri undang Presiden Donald Trump pada jamuan makan malam kenegaraan untuk Pangeran Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman.

Momen tersebut tidak hanya memperlihatkan kedekatan tokoh-tokoh besar dunia, tetapi juga memunculkan analisis mendalam mengenai gestur dan ekspresi Cristiano Ronaldo selama berada di acara resmi tersebut.

Ronaldo Berpose Bersama Tokoh Dunia di White House

Acara jamuan tersebut berlangsung di White House, tempat sejumlah pemimpin bisnis dan tokoh berpengaruh berkumpul dalam suasana formal.

Cristiano Ronaldo hadir bersama Georgina Rodríguez dan terlihat berdampingan dengan tokoh penting seperti Elon Musk, Tim Cook, Gianni Infantino, hingga Greg Brockman.

Kehadiran Cristiano Ronaldo di ajang politik tersebut melengkapi perannya sebagai wajah sepak bola Arab Saudi sejak 2022.

Kehadiran pesepak bola kelas dunia itu turut memperkuat upaya Saudi dalam program The Vision yang bertujuan memperluas diversifikasi ekonomi dan sosial.

Body Language Expert Menilai Sikap Ronaldo Lebih Tertutup

Penampilan Ronaldo memancing perhatian seorang Body Language Expert, Inbaal Honigman, yang diminta menilai bahasa tubuh sang bintang saat hadiri undang Presiden Donald Trump di acara resmi itu.

Menurut Honigman, Cristiano Ronaldo terlihat lebih pendiam dan menjaga diri.

“Cristiano Ronaldo tampak lebih tenang, bahkan cenderung rendah hati,” ujar Honigman dalam analisisnya.

Honigman menjelaskan bahwa posisi kepala yang sedikit menunduk serta kedua tangan yang saling merapat menandakan upaya Ronaldo untuk tidak mengambil sorotan.

“Gerakan tangannya menunjukkan sikap menjaga jarak, seolah ia berusaha menghormati proses politik penting yang sedang berlangsung,” lanjutnya.

Selain itu, sang Body Language Expert juga membedah sebuah swafoto yang diambil Ronaldo dan diunggah David Sacks.

Foto tersebut memperlihatkan Ronaldo, Georgina, serta tokoh teknologi dan politik dunia dalam satu frame yang diambil di White House.

Senyum Ronaldo Dianggap Tidak Menunjukkan Kebahagiaan Utuh

Dalam foto itu, Honigman melihat bahwa ekspresi Cristiano Ronaldo tidak sepenuhnya mencerminkan kebahagiaan.

“Dalam swafoto tersebut, senyum Ronaldo tampak seperti usaha untuk menunjukkan kebahagiaan yang sebenarnya tidak sepenuhnya ia rasakan,” kata Honigman.

“Ia memang memperlihatkan gigi, tetapi tanda-tanda senyum tulus seperti mata yang menyipit atau pipi yang terangkat tidak tampak.”

Honigman kemudian membandingkannya dengan ekspresi tokoh lain.

“Jika melihat Elon Musk dalam foto itu, terlihat jelas ia sangat senang. Pipi Musk terangkat, matanya menyempit, dan bibirnya benar-benar melengkung ke atas,” paparnya.

Menurutnya, ekspresi Ronaldo lebih menunjukkan kesopanan daripada kegembiraan.

Melalui analisis ini, menghadiri undang Presiden Donald Trump tidak hanya menjadi momen diplomasi dan pertemuan tokoh besar dunia, tetapi juga membuka sudut pandang baru mengenai bagaimana seorang figur publik seperti Cristiano Ronaldo menjaga sikapnya di tengah acara berprofil tinggi.

Penilaian dari seorang Body Language Expert membuat publik memahami bahwa bahasa tubuh dapat mencerminkan banyak hal yang tidak langsung terlihat. (*/lia)

Editor : radar tuban digital
#satu frame #tokoh berpengaruh #ronaldo #presiden trump #Bintang sepak bola dunia #undangan #kesopanan #bahasa tubuh