Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Uni Eropa Tolak Permintaan Trump untuk Gunakan Aset Rusia

Ika Nur Jannah • Jumat, 28 November 2025 | 03:34 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

RADARTUBAN - Uni Eropa menolak permintaan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menggunakan aset Rusia yang dibekukan di Eropa demi kepentingan AS.

Para pemimpin Eropa menegaskan bahwa hanya mereka yang memiliki hak menentukan nasib aset-aset tersebut yang sebagian besar berada di lembaga keuangan Eropa.

Aset Rusia yang intensnya mencapai sekitar 300 miliar euro, yang meliputi rekening bank, surat berharga, properti, dan kapal pesiar.

Uni Eropa telah membahas penggunaan aset tersebut sebagai cara untuk meminta Rusia membayar biaya akibat perang yang dilancarkan Rusia di Ukraina.

Meskipun ada tekanan dari Trump yang ingin mengakses sekitar 86 miliar euro tersebut untuk kepentingan pemerintah dan perusahaan AS, Eropa tetap ingin mempertahankan kontrol penuh terhadap aset yang ada di wilayah mereka.

Sebagian besar aset tersebut berada di negara-negara anggota Euroclear yang berbasis di Brussels, dan diskusi mengenai pemanfaatannya masih berlangsung. 

Kekhawatiran hukum muncul terutama dari Belgia, yang menolak terlibat langsung karena khawatir akan diminta mengembalikan dana tersebut kepada Rusia.

Trump juga mengusulkan agar Amerika dan Rusia diberi suara dalam penggunaan aset, yang kemudian dikritik oleh para pakar sebagai langkah yang dapat mengukur posisi Eropa.

Tokoh-tokoh UE, termasuk Presiden Prancis Emmanuel Macron, menegaskan bahwa keputusan terkait aset pembekuan Rusia harus berada di tangan Eropa tanpa campur tangan langsung dari AS.

Uni Eropa pun berusaha menyelesaikan perbedaan internal untuk mengambil langkah tegas dalam beberapa bulan mendatang, termasuk kemungkinan memberikan pinjaman reparasi ke Ukraina dari aset tersebut.

Dengan sikap tegas Uni Eropa ini, upaya Trump untuk memanfaatkan aset Rusia yang dibekukan di Eropa demi keuntungan AS berhasil ditahan, sehingga mengukuhkan posisi Eropa sebagai pengambil keputusan utama terkait pengelolaan aset tersebut di daratan Eropa. (*/lia)

 

Editor : radar tuban digital
#lembaga keuangan #Internal #eropa #perang #Uni Eropa #pengembalian dana #aset #perbedaan #donald trump