RADARTUBAN - Perusahaan semikonduktor terbesar di dunia, TSMC, melaporkan bahwa sebagian kecil fasilitasnya terdampak gempa bumi yang terjadi di Taiwan pada Sabtu (27/12) malam waktu setempat.
Gempa tersebut memicu evakuasi sementara di kawasan Taman Sains Hsinchu, lokasi kantor pusat TSMC berada.
Dalam pernyataan resminya, perusahaan menegaskan langkah evakuasi ini dilakukan untuk mengutamakan keselamatan para pekerja.
Lebih lanjut, TSMC mengatakan seluruh prosedur tanggal darurat berjalan sesuai standar.
Selain itu, perusahaan menegaskan semua sistem keselamatan kerja di fasilitas TSMC tetap bekerja secara normal.
Gempa berkekuatan 7 magnitudo tersebut berpusat di 32 kilometer lepas pantai Yilan dengan kedalaman 73 kilometer.
Getaran gempa ini dilaporkan terasa cukup kuat hingga menyebabkan kerusakan ringan seperti langit-langit bangunan yang runtuh.
Meski begitu, TSMC menyebut gempa ini hanya berdampak kecil pada sebagian fasilitasnya.
Pihak perusahaan menyatakan seluruh karyawan yang dievakuasi telah di data, sembari menunggu proses inspeksi keselamatan di lokasi terdampak.
Hingga kini, TSMC belum mengkonfirmasi adanya kerusakan struktural serius atau kepastian kapan aktivitas produksi akan mulai berjalan normal kembali.
Sebagai tulang punggung industri chip global, kondisi operasional TSMC jelas menjadi bahan sorotan.
Apalagi perusahaan tersebut tengah berada di persaingan yang ketat serta lonjakan permintaan chip yang terus meningkat seiring tren AI dan pusat data di berbagai negara.
Meski begitu, indikasi awal menunjukkan gempa ini tidak memberikan dampak signifikan terhadap kelangsungan bisnis TSMC.
Setelah proses inspeksi dinyatakan aman, perusahaan diperkirakan akan segera melanjutkan aktivitasnya seperti biasa. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama