Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Isu Greenland Memanas, Rusia Sebut Denmark dan Greenland Bersatu Lawan AS

Siti Rohmah • Sabtu, 17 Januari 2026 | 17:10 WIB
Lapisan es Greenland.
Lapisan es Greenland.

RADARTUBAN - Duta Besar Rusia untuk Denmark menyatakan bahwa Greenland dan Denmark kini menunjukkan sikap bersatu dalam menghadapi apa yang disebutnya sebagai ancaman Amerika Serikat untuk mengambil alih pulau Greenland.

Pernyataan itu disampaikan menyusul serangkaian pertemuan tingkat tinggi antara pejabat Denmark, Greenland, dan Amerika Serikat di Washington.

“Dalam menghadapi ancaman dari Amerika Serikat terkait kemungkinan pengambilalihan pulau ini, termasuk dengan tidak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan, kami melihat adanya penyatuan sikap antara Greenland dan Denmark untuk menentang niat tersebut,” ujar Duta Besar Rusia Vladimir Barbin kepada kantor berita pemerintah Rusia, Tass.

Barbin merujuk pada pertemuan yang berlangsung pada 14 Januari di Washington, ketika Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen dan Menteri Luar Negeri Greenland Vivian Motzfeldt bertemu dengan Wakil Presiden AS JD Vance serta Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.

Menurut Barbin, dalam pertemuan tersebut, perwakilan Denmark dan Greenland menyampaikan pandangan yang sejalan dan kompak dalam mempertahankan keutuhan wilayah Kerajaan Denmark, sekaligus menegaskan hak Greenland untuk menentukan masa depannya sendiri.

Ia menekankan bahwa persoalan mengenai masa depan Greenland sepenuhnya merupakan urusan internal antara Denmark dan Greenland.

Meski demikian, Barbin menyebut pemerintah Denmark telah menyampaikan pernyataan resmi kepada Amerika Serikat terkait adanya upaya untuk memengaruhi proses domestik yang menyangkut status pulau tersebut.

Greenland merupakan wilayah otonom dalam Kerajaan Denmark yang selama ini menarik perhatian Amerika Serikat karena posisinya yang strategis di kawasan Arktik serta kekayaan sumber daya mineral yang dimilikinya.

Ketertarikan AS juga disebut berkaitan dengan kekhawatiran terhadap meningkatnya aktivitas Rusia dan China di wilayah tersebut.

Namun, baik Denmark maupun Greenland secara tegas telah menolak wacana penjualan atau pengalihan wilayah tersebut.

Keduanya kembali menegaskan kedaulatan Denmark atas Greenland serta komitmen untuk mempertahankan status pulau itu sesuai dengan hukum dan kesepakatan yang berlaku.(*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Greenland #Duta Besar Rusia #Amerika Serikat #denmark