RADARTUBAN - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menegaskan keinginannya untuk mengakuisisi Greenland.
Dia bahkan mengancam akan memberlakukan tarif impor hingga 25 persen terhadap sejumlah negara Eropa anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) apabila rencana pembelian wilayah milik Denmark tersebut tidak terealisasi.
Pernyataan keras Trump muncul di tengah gelombang aksi protes besar-besaran di Greenland.
Ribuan warga turun ke jalan di ibu kota Nuuk untuk menentang ambisi Amerika Serikat menguasai pulau yang kaya sumber daya mineral dan memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang menuju kawasan Arktik.
Gelombang penolakan juga meluas ke Denmark. Ribuan demonstran menggelar aksi serupa di Kopenhagen dan sejumlah kota besar lainnya sebagai bentuk solidaritas serta penegasan sikap mempertahankan kedaulatan Greenland.
Langkah Trump dinilai semakin memperuncing ketegangan diplomatik antara Amerika Serikat dan negara-negara Eropa.
Tekanan melalui ancaman tarif terhadap mitra NATO dianggap sebagai upaya memaksakan kehendak politik dalam isu yang menyangkut kedaulatan wilayah.
Di sisi lain, Denmark dan Greenland terus menegaskan bahwa masa depan pulau tersebut tidak dapat ditentukan secara sepihak oleh pihak luar, melainkan harus melalui keputusan rakyat Greenland sendiri sesuai dengan prinsip penentuan nasib sendiri.(*)
Editor : Yudha Satria Aditama