RADARTUBAN - Pembalap Pramac Racing yang menggunakan motor Yamaha, Jack Miller, mengalami hasil buruk di MotoGP Thailand 2026 akibat ban belakang yang aus parah sejak awal balapan.
Ban Belakang Cepat Aus
Kondisi ini memaksa Miller mengubah gaya berkendara untuk menghemat cengkeraman ban.
Dampaknya, catatan waktu lap terakhirnya melambat hingga enam detik dibandingkan lap terbaik yang ia buat sebelumnya.
Baca Juga: Marc Marquez akan Mendonasikan Hadiah Kemenangan dari MotoGP Thailand Sebesar Rp 5,4 miliar
Miller menjelaskan ban belakangnya sudah bermasalah sejak start. Ia pun harus melakukan berbagai penyesuaian seperti short-shift, berkendara lebih halus, serta menegakkan motor saat keluar tikungan agar ban tidak semakin cepat habis.
Kondisi Memburuk di Lap Akhir
Situasi semakin sulit saat memasuki lap-lap terakhir. Bagian tengah ban belakang disebut sudah hampir gundul sehingga ia tidak bisa membuka gas secara maksimal ketika melaju di lintasan lurus.
Direktur tim Pramac Racing, Gino Borsoi, menilai suhu aspal yang sangat tinggi menjadi faktor utama yang mempercepat degradasi ban, khususnya pada motor Yamaha.
Baca Juga: MotoGP Thailand 2025: Marc Marquez Puas Dengan Start Impresif di Buriram
Finis di Posisi Belakang
Pada balapan tersebut, Miller hanya mampu finish di posisi ke-18 dan tertinggal sekitar 48 detik dari pemenang balapan, Marco Bezzecchi. Rekan setimnya juga tidak mampu meraih hasil memuaskan.
Meski hasilnya mengecewakan, Miller tetap menilai balapan ini penting sebagai pengumpulan data untuk mesin Yamaha 2026 yang baru melakukan debut musim ini.
Ia juga bersyukur seluruh motor tim berhasil menyelesaikan balapan.
Seri berikutnya akan digelar di Goiânia, Brasil, pada akhir bulan ini. Tim Pramac berharap dapat menemukan setup ban yang lebih tepat demi meraih hasil yang lebih baik pada seri selanjutnya. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni