Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Iran Kerahkan Rudal Balistik Sejjil missile dalam Operasi Janji Sejati, Ini Spesifikasi dan Jangkauan Senjatanya

M Robit Bilhaq • Senin, 16 Maret 2026 | 20:35 WIB

 

Ilustrasi rudal Iran Sejjil
Ilustrasi rudal Iran Sejjil

RADARTUBAN - Iran telah resmi mengoperasikan rudal balistik Sejjil untuk pertama kalinya sebagai bentuk respons militer atas penyerangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayah mereka.

Pengerahan rudal Sejjil menjadi instrumen utama dalam serangan gelombang ke-54 di bawah naungan "Operasi Janji Sejati", yang luncurkan untuk menyasar berbagai aset militer milik Amerika Serikat dan Israel yang letaknya berada di Timur Tengah.

Mengutip laporan dari media Mehr, Korps Garda Revolusi Iran mengonfirmasi bahwa mereka telah meluncurkan rudal tersebut, yang secara simbolis juga mempunyai julukan"Senjata Burung Ababil".

Dalam operasi gelombang ke-54 ini, fokus dari serangan militer Iran adalah titik-titik vital seperti instalasi militer, pabrik persenjataan, serta pusat kendali komando udara milik pasukan Israel.

Secara spesifikasi teknis, Sejjil diklasifikasikan sebagai rudal balistik jarak menengah dengan kemampuan jangkauan mencapai radius 2.000 kilometer.

Dimensi rudal Sejjil memiliki panjang fisik sekitar 18 meter, diameter sebesar 1,25 meter, serta bobot total mencapai 23 ton dengan daya angkut hulu ledak antara 500 hingga 1.000 kilogram.

Sejjil juga mendapatkan sebutan unik sebagai "rudal menari" karena kemampuannya yang sangat lincah saat bermanuver di ketinggian untuk mengecoh sistem pertahanan udara seperti Iron Dome.

Keunggulan lainnya yaitu Sejjil menggunakan bahan bakar padat, yang memungkinkan Sejjil untuk disiapkan dan ditembakkan dalam waktu yang jauh lebih singkat dibandingkan dengan rudal seri Shahab yang memakai bahan bakar cair.

Data dari CSIS mengatakan bahwa pengembangan desain Sejjil telah dimulai oleh Iran sejak awal dekade 1990-an dan baru menjalani uji coba peluncuran pertama kalinya pada tahun 2008.

Pada masa awal pengujian, daya jelajah rudal Sejjil baru menyentuh jarak 800 kilometer, namun pada Mei 2009, Iran dilaporkan telah berhasil meningkatkan kecanggihan sistem navigasinya.

Sejak tahun 2009, Iran sudah melaksanakan empat kali pengujian terbang untuk rudal Sejjil, di mana pada tes terakhirnya, rudal Sejjil diklaim mampu menjelajah sejauh 1.900 kilometer hingga melintasi wilayah Samudra Hindia.

Struktur Sejjil terdiri dari sistem dua tahap, yang berarti rudal ini memanfaatkan dua mekanisme roket yang berbeda saat fase peluncuran awal dan saat terbang menuju target sasaran.

Berdasarkan struktur teknologi yang digunakan, para pakar militer berpendapat bahwa teknologi pada Sejjil memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut menjadi rudal balistik antarbenua atau ICBM. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#rudal #iran #Amerika Serikat #militer #Israel #rudal sejjil