Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Iran Balas Ancaman Trump, Tegaskan Siap Hadapi AS dengan Kekuatan Militer Jika Diperlukan

Ika Nur Jannah • Selasa, 23 Juni 2026 | 13:17 WIB
Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghaligaf. (Instagram @mb_ghalibaff)
Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghaligaf. (Instagram @mb_ghalibaff)

RADARTUBAN - Kepala negosiator Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, memperingatkan Amerika Serikat agar tidak melontarkan ancaman terhadap negaranya.

Ia menegaskan bahwa kekuatan militer Iran siap memberikan respons yang diperlukan terhadap setiap ancaman dari AS.

“Tidakkah mereka berpikir bahwa jika ancaman mereka berpengaruh, mereka tidak akan sampai pada keadaan putus asa seperti sekarang? Kami tidak memperhitungkan ancaman AS," kata Ghalibaf.

Lebih lanjut, Ghalibaf mengingatkan AS untuk berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan mereka. 

"Sebaiknya mereka berhati-hati dengan pernyataan mereka, angkatan bersenjata kita siap menanggapi mereka dengan cara yang berbeda. Apa pun yang mereka katakan, kitalah yang akan bertindak," sambungnya.

Baca Juga: Pelatih Iran Pertanyakan Perlakuan AS, Persiapan Lawan Belgia Terganggu Jelang Laga Krusial Piala Dunia

Ancaman Presiden Donald Trump Sebelumnya

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya telah melontarkan ancaman terhadap Iran. Ancaman ini memicu respons keras dari pejabat senior Iran yang memperingatkan bahwa campur tangan AS akan melanggar batas keamanan nasional negara tersebut.

Menanganggapi ancaman intervensi Trump, penasihat tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, Ali Shamkhani, ancaman bahwa keamanan nasional Iran merupakan batas, bukan bahan untuk cuitan petualangan.

“Setiap campur tangan yang mendekati keamanan Iran dengan dalih tertentu akan diputuskan dengan respons yang menimbulkan penyesalan,” kata Shamkhani dalam unggahan di X.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, juga mengancam Trump melalui platform media sosial X. 

"Bangsa Iran yang berkorban tidak takut dengan ancaman kosong Anda. Bahkan mereka yang lebih besar dari Anda pun tidak dapat melenyapkan Iran. Hati-hati jangan sampai Anda sendiri yang dieliminasi," tulis Larijani.

Ketegangan antara AS dan Iran terus meningkat seiring dengan ancaman militer yang dilontarkan Trump dan respons keras dari pejabat Iran. Iran menegaskan akan membalas serangan apa pun yang diluncurkan AS.

Dengan peringatan keras ini, hubungan AS-Iran berada dalam kondisi yang sangat sensitif dan berpotensi memicu konflik lebih lanjut di kawasan Timur Tengah. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#mohammad bagher ghalibaf #ancaman #iran #donald trump