‘’PHBS dan 3M Plus ini merupakan salah satu upaya mencegah DBD,’’ tegas Kepala Dinkes P2KB Tuban dr Bambang Priyo Utomo.
Diungkapkan mantan kepala Puskesmas Tambakboyo ini, perkembangan kasus DBD di Bumi Ronggolawe dalam beberapa pekan ini cukup mengkhawatirkan. Apalagi, sudah ada kasus penderita DBD yang meninggal dunia. ‘’Fogging terus kita lakukan. Tapi, fogging bukan cara efektif untuk mencegah DBD. Yang utama tetap menjaga PHBS dan 3M Plus,’’ ujarnya.
Mengingat sebaran DBD yang semakin luas, pejabat alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya ini mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua untuk tidak menyepelekan gejala penyakit yang disebabkan infeksi virus dengue ini. ‘’Setiap ada gejala (DBD, Red) yang muncul, langsung periksa ke petugas kesehatan. Jangan menunggu parah,’’ tegasnya.
Di antara tanda-tanda awal gejala DBD adalah munculnya bintik-bintik merah atau ruam dan demam tinggi secara mendadak. ‘’Kalau sudah ada dua tanda itu, langsung segera periksa ke petugas kesehatan. Jangan ditunda-tunda,’’ pinta dia sebagai antisipasi risiko yang tidak diinginkan. (tok/ds) Editor : Amin Fauzie