Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Anda Mengalami Nyeri Perut, Kelelahan, Sulit konsentrasi? Mungkin Kurang Asupan probiotik

Dwi Setiyawan • Minggu, 17 September 2023 | 14:51 WIB
Arsip foto - Mahasiswi Jurusan Farmasi Universitas Hasanuddin, Qonita Kurnia Anjani, menjelaskan manfaat kombinasi bakteri Laktobacillus Casei dan ekstrak kulit rambutan yang berguna untuk menjaga kes
Arsip foto - Mahasiswi Jurusan Farmasi Universitas Hasanuddin, Qonita Kurnia Anjani, menjelaskan manfaat kombinasi bakteri Laktobacillus Casei dan ekstrak kulit rambutan yang berguna untuk menjaga kes

RADARTUBAN.COM-Kenali alarm tubuh kalau Anda mengalami kembung atau nyeri perut, kelelahan, sulit konsentrasi, dan gelisah.

Mungkin, Anda dalam kondisi kekurangan asupan probiotik atau zat yang mengandung berbagai jenis mikroorganisme.

Dikutip dari ANTARA, dokter spesialis penyakit dalam Universitas Airlangga Dr. Ika Devi Sp.PD., menerangkan, tanda-tanda tersebut menunjukkan tubuh membutuhkan asupan probiotik.

Khususnya usus yang menjadi rumah dari triliunan bakteri baik.

Dia menerangkan, mikroorganisme hidup yang dikonsumsi dalam jumlah tepat dapat memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh manusia, khususnya sistem pencernaan.

Dia menyampaikan, usus tidak hanya menyimpan bakteri baik dan bermanfaat untuk tubuh.

Bakteri jahat juga bisa berkembang. Kalau jumlah bakteri jahat melebihi dari bakteri baik, maka dapat mengakibatkan gangguan pada sistem pencernaan. Bahkan masalah kesehatan lain seperti infeksi.

Sebaliknya, banyaknya bakteri baik berfungsi menyerap nutrisi dan menghasilkan beberapa vitamin dalam saluran usus seperti asam folat, niasin (B3), B6, dan B12.

"Jika terjadi ketidakseimbangan antara bakteri jahat dan bakteri baik, maka berbagai fungsi bakteri baik ini akan terganggu,” kata dia.

Ika menjelaskan, keseimbangan antara kedua bakteri tersebut memiliki peran yang vital bagi kesehatan tubuh manusia secara keseluruhan.
Dia menerangkan, kondisi ketidakseimbangan rasio bakteri dalam tubuh disebut dysbiosis.


"Penyebab dari kondisi ini bisa bermacam-macam, mulai dari perubahan pola makan, mengonsumsi bahan kimia seperti pestisida, stres atau cemas, hingga penggunaan antibiotik yang berkepanjangan," terangnya.

Menurut Ika, beberapa gejala itu mungkin terjadi akibat terganggunya fungsi bakteri baik dalam sistem pencernaan.
Faktor-faktor seperti stres dan pola makan kurang sehat saat ini semakin sulit untuk dihindari.
Bahkan, kehidupan modern kerap mendorong individu untuk beradaptasi dengan ritme yang cepat, menuntut efisiensi waktu yang seringkali mengorbankan kualitas makanan yang dikonsumsi.

Begitu juga dengan tuntutan pekerjaan dan aktivitas sehari-hari yang dapat menimbulkan tekanan emosional sehingga stres.

Karena itu, perlindungan ekstra menjadi sangat penting untuk menjaga keseimbangan mikroorganisme tubuh, khususnya bagi mereka yang berada di lingkungan perkotaan dengan mobilitas tinggi.
Asupan probiotik antara lain bisa didapatkan melalui suplemen yang mengandung probiotik dan prebiotik yang telah teruji klinis efektif dalam membantu menjaga keseimbangan bakteri dalam sistem pencernaan. (ds)

Editor : Amin Fauzie
#kesehatan #sulit konsentrasi #kelelahan #Asupan probiotik #nyeri perut #pencernaan