RADARTUBAN - Radang tenggorokan merupakan penyakit umum yang pasti pernah dialami oleh banyak orang.
Menilik akun X yaitu @convomf (sebuah akun menfes anonim) dengan cuitannya “Eh ini sE-Indonesia lagi radang tenggorokan kah?” tulis dia pada 6 Juli 2024.
Pada cuitan tersebut banyak sekali tanggapan dari akun lain yang menyatakan kesamaan terkait radang tenggorokan.
@Yuunazie dalam cuitannya “Aku hari kamis batuk batuk, besoknya bangun tidur tenggorokan sakit banget ampe suara berubah, terus besoknya (hari ini) jadi batuk berdahak wgwgwgwgg”.
Selain itu @razurabutterfly dalam cuitannya “Wkwkwkwk iya, any***, tiba2 tenggorokan gue sakit seret what happen bjir”.
Radang teggorokan biasanya memang menyerang secara mendadak.
Dilansir dari halodoc.com, biasanya radang akan sembuh dengan sendirinya dalam kurun waktu 12 hari.
Menilik dari alodokter.com, pada umumnya radang tenggorokan disebabkan oleh infeksi virus, merokok (termasuk vaping dan rokok elektrik), dan polusi udara.
Pada umumnya, radang tenggorokan tidak memerlukan tindakan dengan obat khusus.
Radang tenggorokan dapat diatasi dengan mencukupi kebutuhan istirahat dan perbanyak konsumsi air putih.
Namun, tak ayal juga bahwa radang tenggorokan juga kadang mengganggu aktivitas di kondisi-kondisi tertentu sehingga mengharuskan konsumsi obat untuk radang tenggorokan.
Ada banyak sekali obat yang bisa dikonsumsi untuk menyembuhkan radang tenggorokan. Dikutip dari alodokter, berikut obat radang tenggorokan yang bisa dikonsumsi:
1. Degirol
2. Efisol C
3. Strepsils
4. Bufect
5. SP Troches
6. FG Trocher
Walaupun FG Troches masuk ke dalam daftar obat yang disarankan alodokter. Namun FG Troches tidak bisa dibeli tanpa resep dokter.
Walaupun tujuannya adalah untuk menyembuhkan radang tenggorokan, namun FG Troches memiliki jenis obat yang berbeda.
Seperti yang dijelaskan oleh @afrkml (seorang nurse) pada akun X-nya.
“Tujuannya memang sama, tapi jenisnya beda. FG tuh antibiotik & termasuk obat keras. Kalau dikonsumsi tanpa resep dokter, orang suka mengonsumsi asal-asalan kek ngemut permen sehingga bakteri yang menyerang bisa resisten. Inilah yg ditakutkan krn resisten antibiotik itu berbahaya banget,” tulis dia pada 3 Juli 2024.
Menurut WHO, resistensi bakteri terjadi ketika bakteri menjadi kebal terhadap antibiotik yang pada awalnya efektif untuk pengobatan infeksi yang disebabkan oleh bakteri tersebut. Sehingga Anda akan lebih mudah sakit.
Karena FG Troches adalah antibiotik maka penting untuk mengetahui aturan cara pakainya.
Anda harus mengikuti takaran dosis dan jangka waktu konsumsi seperti yang sudah dijelaskan oleh dokter Anda.
Walaupun gejalanya sudah mereda, Anda harus tetap dikonsumsi sampai habis sesuai dengan dosis yang sudah diberikan oleh dokter. Maka penting untuk mengikuti anjuran dokter. (*)
Editor : Amin Fauzie