Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Sering Diabaikan! Kenali Sinyal Tubuh yang Timbul Jika Tubuh Terlalu Banyak Konsumsi Gula

M Robit Bilhaq • Senin, 14 April 2025 | 15:02 WIB
Ilustrasi makanan manis
Ilustrasi makanan manis

RADARTUBAN - Gula adalah bagian dari kehidupan yang sehari harinya selalu kita temui.

Meski tubuh kita membutuhkan gula sebagai sumber energi, konsumsi berlebihan terhadap jenis gula tertentu terutama gula tambahan bisa berakibat buruk bagi kesehatan tubuh.

Gula tambahan disini berarti gula yang telah ditambahkan ke dalam makanan atau minuman oleh produsen, juru masak, atau oleh kita sendiri.

Selain itu juga terdapat gula alami. Seperti yang ditemukan dalam madu, buah dll.

Hal ini berbeda dari gula alami seperti fruktosa yang terdapat dalam buah atau laktosa yang ada di dalam susu, karena makanan tersebut juga mengandung serat, vitamin, serta mineral yang memiliki banyak manfaat.

Banyak sekali produk makanan olahan dan minuman manis dipasaran yang mengandung gula tersembunyi, dan tanpa kita sadari seringkali mengonsumsinya dalam jumlah yang berlebihan.

Apabila kebiasaan tersebut terus diulangi, maka bisa menimbulkan risiko kesehatan, seperti diabetes.

Ada beberapa tanda tak terduga yang diberikan oleh tubuh kita, yang bisa menjadi peringatan bahwa konsumsi gula sudah berlebihan.

Berikut ini adalah sepuluh tanda yang bisa menjadi sinyal bahwa kita perlu mulai mengurangi asupan gula:

1. Muncul jerawat yang terus-menerus. Bukan hanya jerawat kecil, tetapi juga bisa berupa breakout seperti saat masa pubertas.

Hal ini bisa terjadi dikarenakan gula memicu lonjakan insulin dan hormon yang kemudian berdampak pada kondisi kulit.

2. Tubuh terasa lelah terus-menerus, walaupun setelah bangun tidur. Gula dapat mengganggu kualitas tidur kita, serta menyebabkan naik-turunnya energi sepanjang hari.

3. Muncul bau badan yang tidak biasa. Gula juga bisa menjadi sumber makanan untuk bakteri bakteri yang ada di dalam tubuh.

Akibatnya, keringat bisa mengeluarkan bau manis atau asam yang tidak biasa.

4. Perubahan suasana hati yang drastis. Perasaan bisa berubah secara cepat karena kadar gula darah yang naik turun, dan ini bisa membuat kita menjadi lebih mudah marah atau tersinggung.

5. Rasa pada lidah menjadi hambar. Jika buah segar terasa kurang enak saat dikonsumsi atau biasa saja, bisa jadi lidah telah terbiasa dengan rasa manis yang berlebihan, sehingga kepekaan terhadap rasa alami mengalami penurunan.

6. Lidah tampak berlapis putih atau terasa berbulu. Ini bisa menjadi tanda bahwa bakteri di mulut berkembang pesat karena konsumsi gula yang tinggi.

7. Muncul rasa gatal tanpa penyebab yang jelas. Konsumsi gula berlebih dapat memicu peradangan dalam tubuh, yang memunculkan sensasi gatal di kulit.

8. Sulit berkonsentrasi atau sering lupa. Gula berlebihan telah dikaitkan dengan peradangan pada otak dan bisa menyebabkan penurunan fungsi kognitif.

9. Perut sering terasa kembung atau sering buang angin. Hal tersebut terjadi karena gula dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik dalam usus, sehingga menyebabkan timbulnya gangguan pencernaan.

10. Muncul keinginan kuat untuk mengonsumsi makanan manis. Ketika tubuh tiba-tiba merasa ‘harus’ makan cokelat atau minuman manis tertentu, itu bisa menjadi tanda bahwa otak telah terbiasa dengan efek gula yang memicu pelepasan hormon dopamin.

Walau menghindari gula tambahan sepenuhnya tidaklah hal yang mudah, terdapat beberapa cara yang bisa diterapkan untuk mengurangi asupannya.

Antara lain dengan membaca label makanan secara teliti, mengurangi konsumsi minuman manis, memilih makanan yang utuh dan tidak melalui banyak proses, serta mengutamakan karbohidrat kompleks dan tinggi serat.

Selain itu, sebisa mungkin hindari menambahkan gula pada makanan atau minuman yang dikonsumsi.

Mengurangi asupan gula bukan hanya untuk alasan penampilan, tetapi juga untuk kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

Maka dari itu, penting untuk lebih sadar dan bijak dalam memilih makanan yang kita konsumsi sehari-hari. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#diabetes #Konsumsi Berlebihan #kesehatan tubuh #risiko kesehatan #Sinyal Tubuh #gula #tanda