Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Pola Makan Orang Jepang: Jadi Kunci Umur Panjang dan Hidup Sehat, Mana yang Sudah Kamu Terapkan?

Taufik Qul Khakim • Kamis, 12 Juni 2025 | 02:10 WIB
Rahasia umur panjang ala Jepang: adalah makan perlahan, porsi kecil, sarapan sehat, konsumsi kedelai dan teh hijau. Yuk, mulai ubah pola makan!
Rahasia umur panjang ala Jepang: adalah makan perlahan, porsi kecil, sarapan sehat, konsumsi kedelai dan teh hijau. Yuk, mulai ubah pola makan!

RADARTUBAN - Jepang dikenal sebagai salah satu negara dengan harapan hidup yang sangat tinggi di seluruh dunia.

Banyak warganya berhasil mencapai usia 90 hingga 100 tahun. Apa rahasianya? Ternyata, ini berkaitan erat dengan pola makan yang sehat dan konsisten.

Berikut adalah tujuh prinsip diet ala Jepang yang dapat kamu terapkan untuk hidup lebih sehat dan memperpanjang umur:

1. Makan dengan Pelan dan Nikmati Setiap Suapan

Di Jepang, makan tidak hanya untuk mengisi perut, tetapi juga merupakan kesempatan untuk menghargai makanan.

Mereka memiliki kebiasaan untuk mengunyah makanan secara perlahan hingga halus sebelum menelannya.

Metode ini tidak hanya baik untuk pencernaan, tetapi juga membuat seseorang lebih cepat merasa kenyang—sehingga tidak mudah berlebihan saat makan.

2. Atur Porsi Makanan

Masyarakat Jepang sering makan dengan piring yang kecil.

Mereka meyakini bahwa mengisi piring dengan bijak—memuaskan rasa lapar tanpa berlebihan—dapat membantu menghindari kalori yang berlebih. Prinsipnya sederhana: cukup, bukan banyak.

3. Terapkan Prinsip “80 Persen Kenyang”

Konsep hara hachi bun me mengajarkan agar kita berhenti makan saat merasa sekitar 80 persen kenyang.

Tubuh membutuhkan waktu sekitar 15-20 menit untuk memberi sinyal kenyang, jadi makan pelan dan berhenti lebih awal bisa mencegah konsumsi yang berlebihan dan efek negatifnya.

4. Nikmati Teh Hijau atau Matcha

Mengonsumsi teh hijau—terutama matcha—merupakan kebiasaan harian orang Jepang.

Selain menyejukkan, teh ini mengandung banyak antioksidan dan diyakini dapat memperlambat proses penuaan, mendukung sistem imun, dan menjaga kesehatan kulit.

5. Sarapan Bergizi untuk Memulai Hari

Di Jepang, sarapan sangat dianggap penting. Menu tradisionalnya biasanya terdiri dari nasi, sup miso, ikan panggang, dan sayuran.

Kombinasi ini memberikan energi yang seimbang dan mencegah pola makan yang tidak teratur pada siang hari.

6. Minimalkan Gula dan Makanan Penutup

Masyarakat Jepang umumnya menghindari makanan penutup yang manis. Mereka lebih suka rasa gurih atau pedas—seperti sup, ikan, dan sayuran.

Hidangan manis seperti kue atau makanan penutup hanya dinikmati sesekali, sehingga asupan gula tetap terjaga.

7. Tingkatkan Konsumsi Kedelai dan Makanan Fermentasi

Kedelai memiliki peranan penting dalam diet Jepang—dalam berbagai bentuk seperti tofu, miso, natto, hingga susu kedelai. Produk-produk fermentasi ini kaya akan probiotik dan nutrisi penting, yang mendukung kesehatan pencernaan dan daya tahan tubuh.

Mengapa Pola Ini Efektif?

Makan dengan pelan dan mengikuti prinsip 80 persen kenyang dapat membantu mencegah makan berlebihan dan mengurangi tekanan pada perut.

Porsi yang teratur membantu mengontrol asupan kalori, yang penting untuk mempertahankan berat badan ideal dan mencegah penyakit kronis.

Sarapan yang seimbang menyediakan energi sejak pagi hari dan membantu menghindari kebiasaan ngemil yang tidak sehat.

Kedelai dan teh hijau menyuplai antioksidan, protein berkualitas, serta mendukung sistem imun dan kesehatan pencernaan.

Tips Praktis untuk Mengadopsi Pola Ini

-Makan lebih perlahan dan Fokus saat makan, kunyah lebih dari 15 kali setiap suapan.

-Porsi seimbang, Gunakan piring kecil dan isi dengan nasi, lauk, dan sayuran.

-Berhenti sebelum kenyang Perhatikan sinyal tubuh, berhenti saat merasa 80% kenyang.

-Sarapan sehat Tambahkan sup, ikan, dan sayuran ke dalam menu pagi.

-Ganti camilan manis seperti buah, kacang, atau sedikit camilan gurih.

-Konsumsi kedelai Sertakan tofu, tempe, miso, atau natto dalam menu hariannya.

-Coba teh hijau ,Gantilah kopi dengan matcha atau teh hijau saat santai.

Pola makan Jepang tidak hanya sekadar tren diet sementara, melainkan juga merupakan cara hidup: harmonis, penuh kesadaran, serta fokus pada mutu makanan.

Dengan secara rutin menerapkan tujuh prinsip ini—memakan makanan dengan pelan, mengatur porsi dengan baik, mengonsumsi sarapan yang sehat, dan menikmati teh hijau—kamu dapat meningkatkan kesehatan setiap hari dan bahkan membantu memperpanjang umur.

Mulailah langkah ini hari ini agar tubuh tetap segar dan sehat dalam tahun-tahun yang akan datang. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#pola makan #porsi makanan #jepang #makan #hidup sehat #umur panjang #teh hijau