Lezat tapi Bikin Down: 5 Jenis Makanan yang Diam-diam Memengaruhi Mood
Taufik Qul Khakim• Minggu, 22 Juni 2025 | 03:12 WIB
Ilustrasi makanan fast food yang bisa menjadikan suasana hati senang tapi berbahaya
RADARTUBAN- Tak semua makanan yang tampak menggoda punya efek positif bagi suasana hati.
Meski terasa nikmat di lidah, beberapa jenis camilan dan makanan sehari-hari justru bisa memicu perubahan emosi menjadi lebih murung atau gampang marah.
Jika ingin menjaga mood tetap stabil sepanjang hari, waspadai lima kelompok makanan berikut:
1.Gorengan: Krispi di Mulut, Berat di Pikiran
Siapa yang bisa menolak kentang goreng atau ayam crispy? Sayangnya, makanan yang diolah dengan cara digoreng mengandung lemak jenuh dan karbohidrat olahan yang dapat memicu inflamasi dalam tubuh.
Selain membuat perut terasa penuh dan tubuh lesu, konsumsi berlebihan juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko stres dan depresi, menurut sejumlah studi.
2. Makanan dan Minuman Manis: Lonjakan Energi Palsu
Donat, soda, kue kering, atau minuman sirup memang bisa memberikan efek senang instan.
Namun, lonjakan gula darah yang cepat akan segera diikuti penurunan tajam, yang memicu kelelahan, kegelisahan, dan perubahan suasana hati.
Kecanduan gula juga bisa menyebabkan ketergantungan emosional dan memperburuk kecemasan.
3.Makanan Olahan: Praktis tapi Merusak Mood
Makanan beku seperti nugget, mie instan, dan camilan kemasan sering kali mengandung pengawet, natrium tinggi, dan aditif yang bisa mengganggu fungsi hormonal serta keseimbangan neurotransmitter di otak.
Pola makan tinggi makanan olahan dikaitkan dengan peningkatan risiko gejala depresi, terutama jika dikonsumsi jangka panjang.
Jus dalam botol atau minuman bersoda tak hanya kaya gula, tapi juga rendah serat.
Efeknya, setelah merasa segar sejenak, tubuh akan mengalami penurunan energi yang drastis.
Akibatnya, mood pun mudah turun dan kamu bisa merasa lelah emosional tanpa sebab yang jelas.
5.Camilan Asin dan Lemak Tinggi: Enak Sekali, Nyesal Kemudian
Pizza, keripik kentang, burger, dan makanan cepat saji lainnya tinggi akan garam dan lemak trans.
Selain menimbulkan rasa kembung dan tidak nyaman, kombinasi garam dan lemak ini bisa mengacaukan hormon dopamin dan serotonin—dua zat kimia yang memengaruhi kebahagiaan dan kestabilan emosi.
Cara Cerdas Menjaga Mood Lewat Makanan:
1. Konsumsi makanan pemicu mood buruk secukupnya saja, jadikan camilan sesekali, bukan rutinitas.
2. Perbanyak buah, sayuran, biji-bijian, dan makanan tinggi serat agar gula darah dan hormon tetap stabil.
3. Alihkan keinginan ngemil ke pilihan sehat seperti buah potong, yogurt plain, atau kacang rendah garam.
4. Jangan lupa minum cukup air putih—dehidrasi ringan saja bisa memengaruhi suasana hati secara signifikan.
Ingat, makanan tidak hanya mengisi perut tetapi juga berdampak langsung pada kondisi mental.
Dengan memilih asupan secara bijak, kamu bisa tetap menikmati momen makan sambil menjaga keseimbangan emosional sepanjang hari. (*)