RADARTUBAN - Para pakar kesehatan anak memperingatkan bahwa penggunaan bedak di wajah bayi dapat membahayakan sistem pernapasan.
Imbauan ini disampaikan menyusul temuan bahwa partikel halus dalam bedak bayi berpotensi mengendap di saluran napas dan menyebabkan gangguan kesehatan.
Menurut penjelasan dari dokter spesialis anak di RSUD Provinsi NTB, partikel bedak bayi berbentuk padat dan tidak larut dalam air.
Jika terhirup oleh anak, partikel ini dapat menempel pada selaput lendir di rongga hidung dan paru-paru.
“Akibatnya, fungsi silia sebagai alat penyaring dan pembersih alami terganggu. Ini bisa merusak mekanisme pembersihan paru dan meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan,” jelas dr. Ani Putri, Sp.A.
Selain itu, anak-anak yang memiliki riwayat alergi atau asma sangat rentan terhadap paparan bedak ini.
Oleh karena itu, para orang tua disarankan untuk memilih alternatif yang lebih aman seperti minyak pelembap atau losion bayi.
sebagai upaya preventif untuk melindungi kesehatan anak sejak dini.
Para ahli juga menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan kepada orang tua, terutama melalui jalur komunitas seperti posyandu, sekolah, dan media sosial.
Dengan pemahaman yang lebih baik, masyarakat dapat menghindari praktik perawatan yang membahayakan dan lebih bijak dalam memilih produk yang digunakan untuk bayi. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama