Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

AC dan Kipas Angin Kotor Bisa Picu Pneumonia: Waspadai Bahaya Bakteri Legionella

Dalillah Hizkel Aimy • Selasa, 15 Juli 2025 | 20:02 WIB
Ilustrasi AC yang tidak dibersihkan.
Ilustrasi AC yang tidak dibersihkan.

RADARTUBAN - AC dan kipas angin yang tidak terawat ternyat bisa menjadi bibit penyakit berbahaya.

Potensi bahaya ini ramai menjadi perbincangan setelah diketahui dapat menjadi media penyebaran bakteri penyebab pneumonia atau paru-paru basah.

Menurut para ahli, perangkat pendingin udara yang jarang dibersihkan berpotensi memicu infeksi pernapasan serius akibat kontaminasi mikroorganisme berbahaya.

Salah satu bakteri yang paling sering ditemukan dalam sistem pendingin adalah Legionella pneumophila.

Bakteri ini biasa berkembang di lingkungan berair, termasuk pada saluran kondensasi air di sistem AC dan kipas angin.

Salah satu yang mengupas bahaya AC kotor tertulis dalam jurnal, Impact of Air‑Conditioning Filters on Microbial Growth and Indoor Air Pollution.

Ulasan ini merinci bagaimana filter AC dan saluran udara yang kotor menjadi tempat berkembangnya bakteri dan jamur—dengan risiko peningkatan polusi dan dampak kesehatan pernapasan

Jika terhirup melalui udara yang mengalir dari perangkat tersebut, bakteri ini dapat menyerang paru-paru dan menyebabkan pneumonia, terutama pada individu dengan kekebalan tubuh rendah.

Bakteri Legionella pertama kali dikenal luas melalui kasus Legionnaires’ disease, sebuah bentuk pneumonia yang menyerang pernapasan dan dapat berakibat fatal jika tidak ditangani dengan cepat.

Lingkungan lembap dan hangat dalam sistem AC yang tidak steril menjadi tempat ideal bagi bakteri ini untuk berkembang biak.

Para pakar kesehatan merekomendasikan masyarakat untuk secara rutin melakukan pembersihan dan perawatan perangkat pendingin udara.

Termasuk mengganti filter secara berkala dan memastikan saluran air kondensasi tidak tersumbat atau terkontaminasi.

Selain meningkatkan kenyamanan udara, langkah ini terbukti penting dalam mencegah penyebaran penyakit yang bisa mengancam kesehatan.

Terlebih di masa ketika kualitas udara dalam ruangan semakin menjadi faktor utama dalam menjaga sistem imun dan kesehatan paru-paru.

Dengan tingkat kesadaran akan kebersihan dan perawatan AC maupun kipas angin yang lebih baik, risiko terpapar Legionella pneumophila dan terkena pneumonia dapat ditekan. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#kipas angin #mikroorganisme #ac #pneumonia #pendingin