RADARTUBAN – Tekanan darah yang melonjak secara mendadak bisa menjadi kondisi serius dan berisiko mengancam nyawa khususnya bila mencapai kategori hipertensi emergensi (tekanan ≥ 180/120 mmHg).
Kabar baiknya, ada langkah-langkah awal atau pertolongan pertama yang dapat dilakukan oleh siapa saja sebelum mendapatkan bantuan medis.
Kenaikan tekanan darah akut sering disertai gejala seperti sakit kepala hebat, pandangan kabur, nyeri dada, sesak napas, mual, muntah, kebingungan, hingga kejang atau penurunan kesadaran.
Jika Anda merasakan satu atau lebih gejala ini atau melihat pembacaan di atas 180/120 mmHg dua kali berturut-turut, segera lakukan langkah berikut.
1. Tenangkan dan duduk dengan nyaman di ruangan yang tenang, hindari aktivitas berat;
2. Tarik napas dalam-dalam secara perlahan untuk membantu menurunkan tekanan darah dan meredakan stress.
3. Minum air putih cukup untuk membantu hidrasi dan stabilisasi tekanan darah.
4. Konsumsi makanan tinggi kalium, seperti pisang, tomat, semangka, susu, atau sayuran hijau, karena kalium membantu mengurangi natrium dalam darah dan membuat pembuluh darah lebih rileks.
5. Kompres dingin di dahi atau pergelangan tangan jika disertai sakit kepala atau pusing.
6. Minum obat hipertensi yang diresepkan oleh dokter, bila memang sebelumnya sudah memiliki riwayat hipertensi.
Jika tekanan darah tetap tinggi (≥ 180/120 mmHg) atau gejala tidak berkurang, jangan menunggu: segera ke unit gawat darurat.
Di rumah sakit, dokter bisa memberikan penanganan darurat seperti obat intravena atau monitoring ketat untuk menghindari komplikasi berat seperti stroke, gagal jantung atau kerusakan ginjal
Untuk menghindari kenaikan tekanan darah secara mendadak, berikut hal-hal yang patut dilakukan:
• Hidup sehat: kurangi garam, batasi gula dan karbohidrat olahan, rutin olahraga, tidur cukup, dan kelola stres dengan baik.
• Periksa tekanan darah secara rutin di puskesmas atau klinik kesehatan, terutama bagi lansia dan penderita hipertensi;
• Konsumsi obat antihipertensi secara teratur, seperti yang diarahkan dokter;
• Jaga asupan kalium harian melalui buah dan sayuran segar;
• Hindari rokok, minuman beralkohol, serta gaya hidup yang berisiko tinggi.
Kenaikan tekanan darah secara tiba-tiba bukan hal sepele. Meski bisa diatasi dengan langkah-langkah awal di atas, penderita tetap perlu mendapatkan bantuan medis segera bila gejala berat muncul atau tekanan darah sangat tinggi.
Pencegahan melalui gaya hidup sehat dan kontrol rutin adalah kunci agar kondisi tidak kembali berulang. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni