RADARTUBAN - Tabir surya atau Sunscreen adalah produk perawatan kulit yang sangat penting untuk melindungi kulit dari bahaya sinar ultraviolet (UV).
Namun, masih banyak fakta tentang tabir surya yang sering diabaikan oleh masyarakat.
Berikut ini diketahui 5 fakta penting tentang tabir surya yang perlu untuk memastikan perlindungan kulit optimal saat beraktivitas di luar ruangan.
1. Tabir Surya Tidak Melindungi Semua Jenis Sinar UV
Banyak produk tabir surya hanya memberikan perlindungan terhadap sinar UVB, sedangkan perlindungan terhadap sinar UVA tidak selalu tercantum.
Padahal, sinar UVA bisa menembus kaca jendela dan tetap merusak kulit meskipun berada di dalam ruangan.
Oleh karena itu, sangat penting memilih tabir surya dengan label "broadspectrum" agar kulit terlindungi dari kedua jenis sinar UV ini.
2. Tabir surya Harus Dipakai Setiap Hari, Bukan Hanya Saat di Luar Rumah
Paparan sinar matahari tetap terjadi bahkan saat berada di dalam ruangan atau saat cuaca mendung.
Radiasi UVA dapat menembus jendela, sehingga tabir surya harus digunakan setiap hari sebagai langkah perlindungan kulit, bukan hanya saat pergi ke pantai atau beraktivitas di luar ruangan.
3. Pemakaian Sunscreen Perlu Diulang Setiap Dua Jam
Pemikiran bahwa tabir surya cukup dipakai sekali saja seharian adalah salah.
Karena bahan pelindung dalam tabir surya dapat hilang akibat keringat, keringat, dan udara, maka pengaplikasian ulang setiap dua jam sangat dianjurkan, terutama setelah beraktivitas di luar ruangan atau berkeringat.
4. SPF Tinggi Tidak Berarti Perlindungan Dua Kali Lipat
SPF (Sun Protection Factor) menunjukkan berapa lama kulit terlindungi dari sinar UVB, namun kenaikan SPF di atas angka 30 tidak memberikan perlindungan secara linier.
Misalnya saja, tabir surya dengan SPF 50 tidak berarti dua kali lebih melindungi dibandingkan SPF 25.
Selain itu, perlindungan terhadap sinar UVA harus diperhatikan dengan label broad spektrum.
Baca Juga: Fungsi SPF yang Ada Pada Sunscreen: Pelindung Kulit dari Sinar UV, Penuaan, dan Risiko Kanker Kulit
5. Pelembab Ber-SPF Tidak Bisa Menggantikan Tabir Surya
Meski pelembab dengan SPF bisa memberikan perlindungan dasar, biasanya jumlah aplikasi yang digunakan terlalu sedikit untuk memberikan perlindungan optimal.
Tabir surya sebaiknya digunakan secara terpisah untuk memastikan lapisan pelindung yang memadai dan spektrum perlindungan yang lengkap, termasuk UVA dan UVB.
Penggunaan tabir surya yang tepat akan membantu menjaga kulit agar tetap sehat, mencegah penuaan dini, dan mengurangi risiko kanker kulit akibat paparan sinar matahari.
Oleh karena itu, kesadaran dan pemahaman fakta tentang tabir surya sangat penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni