Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Pagi atau Sore Sama-Sama Sehat, Begini Perbedaan Manfaat Jalan Kaki untuk Turunkan Berat Badan

Dyah Ayu Oktiara Putri • Rabu, 17 September 2025 | 13:00 WIB
Jalan kaki pagi maupun sore memiliki banyak manfaat untuk kesehatan
Jalan kaki pagi maupun sore memiliki banyak manfaat untuk kesehatan

RADARTUBAN - Jalan kaki merupakan olahraga sederhana yang digemari banyak orang karena bisa dilakukan kapan saja tanpa perlu peralatan khusus.

Namun, ada perbedaan manfaat antara berjalan kaki di pagi hari dan sore hari yang membuat banyak orang masih bertanya-tanya kapan waktu yang paling tepat untuk berjalan kaki agar manfaatnya lebih maksimal, apakah di pagi hari atau sore hari?

Berikut sejumlah keuntungan berjalan kaki di pagi hari :

Pertama, aktivitas ini mampu memicu metabolisme sehingga pembakaran kalori berlangsung lebih optimal sepanjang hari.

Riset yang dimuat dalam Journal of Environmental Psychology menunjukkan, berjalan di luar ruangan selama 20 menit di pagi hari membuat seseorang merasa lebih segar dan bersemangat dibandingkan berjalan di dalam ruangan.

Kedua, jalan pagi terbukti efektif membakar kalori. Meski dilakukan dengan intensitas sedang, aktivitas ini mampu membantu mengurangi lemak tubuh.

Studi dari Journal of Exercise Nutrition and Biochemistry bahkan menemukan bahwa rutin berjalan kaki dapat mengecilkan lingkar pinggang.

Ketiga, jalan pagi membantu mengontrol nafsu makan. Jalan kaki pagi berperan dalam mengatur hormon yang memicu rasa lapar, sehingga keinginan makan berlebih bisa ditekan.

Kondisi ini sangat mendukung program penurunan berat badan tanpa rasa lapar yang berlebihan.

Keempat, paparan sinar matahari saat berjalan di pagi hari turut membantu meningkatkan kualitas tidur. Sinar matahari merangsang produksi hormon melatonin yang penting dalam menjaga pola tidur.

Tidur yang cukup dan berkualitas diketahui berperan besar dalam menjaga berat badan tetap ideal, karena kurang tidur dapat memicu peningkatan hormon lapar dan dorongan mengonsumsi makanan tinggi kalori.

Sementara itu, berikut ini manfaat berjalan kaki di sore hari :

Pertama, berjalan kaki di sore hari lebih efektif dalam membakar kalori sisa dari aktivitas sepanjang hari.

Penelitian dalam Journal of Diabetes Care menunjukkan, olahraga ringan di sore atau malam hari berkontribusi pada penurunan berat badan sekaligus kesehatan jantung.

Kedua, jalan kaki di sore hari juga membantu menjaga kesehatan pencernaan, terutama bila dilakukan setelah makan malam.

Kebiasaan ini mencegah kembung dan sembelit, serta membuat tubuh lebih cepat merasa kenyang sehingga mengurangi risiko makan berlebihan.

Ketiga, berjalan kaki di sore dapat mengurangi kebiasaan ngemil berlebih saat bersantai di malam hari. Aktivitas sederhana ini membantu mencegah penumpukan kalori yang berpotensi meningkatkan berat badan.

Keempat, manfaat lainnya dapat menstabilkan kadar gula darah. Aktivitas fisik ringan setelah makan membantu mengurangi peradangan, menjaga fungsi jantung, sekaligus mencegah lonjakan insulin yang dapat memicu penumpukan lemak.

Meski memiliki keunggulan masing-masing, para pakar sepakat bahwa kunci utama keberhasilan olahraga ini terletak pada konsistensi.

Tidak masalah memilih pagi atau sore, yang terpenting adalah menjadikannya kebiasaan sehari-hari. Jalan kaki 30 menit secara rutin sudah cukup membantu menurunkan berat badan sekaligus menjaga kesehatan jantung, pernapasan, dan kebugaran tubuh. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#jalan kaki #sore #nafsu makan #pagi #bakar kalori #olahraga