RADARTUBAN- Apa yang membedakan white coffee dengan black coffee atau kopi hitam pada umumnya yang dikonsumsi masyarakat?
White coffee dinilai sebagian masyarakat sebagai kopi yang aman untuk lambung. Itu karena mereka berpikir white coffee adalah jenis olahan kopi yang ditambah susu, sehingga warnanya menjadi putih. Asumsi itu salah!
Dilansir dari alodokter.com, nama white coffee mengacu pada warna biji kopi yang lebih terang daripada black coffee (kopi hitam), karena proses pemanggangan yang berbeda.
Hal paling mencolok antara white coffee dan black coffee tentu saja pada warna biji kopinya. Biji kopi yang digunakan memang sama. Hanya saja, proses pemanggangan biji kopi yang berbeda. Black coffee dipanggang dengan suhu 450–480 derajat Celsiun. Sedangkan white coffee hanya dipanggang dengan suhu 325 derajat Celsius.
Waktu yang diperlukan untuk memanggang white coffee juga lebih singkat dibandingkan black coffee, sehingga menghasilkan warna biji kopi yang jauh lebih terang. Rasanya pun menjadi lebih ringan, tidak sepahit black coffee.
Soal kandungan kopi, tentu saja ada perbedaan antara white coffee dan black coffee. Karena durasi pemanggangan yang singkat, white coffee mengandung kafein dan asam klorogenat yang lebih tinggi daripada black coffee. Tingginya klorogenat tersebut dinilai kaya antioksidan.
Benarkan White Coffee Aman untuk Lambung? Kalau dilihat dari kandungannya, white coffee termasuk tinggi kafein.
Bagi penderita penyakit asam lambung (GERD), kafein mampu melemahkan sfingter di kerongkongan (esofagus) bagian bawah, yang membuatnya tidak menutup dengan baik. Akibatnya, isi lambung akan naik ke kerongkongan dan memicu iritasi.
Selain itu, kafein juga disebut-sebut dapat meningkatkan jumlah asam di lambung, sehingga dengan mudah menyebabkan munculnya gejala penyakit asam lambung, seperti heartburn.
Namun, white coffee juga mengandung senyawa yang mampu mengurangi efek dari kafein ini. Itu karena berkat kandungan asam klorogenat. Penelitian menunjukkan bahwa senyawa ini mampu melindungi lapisan lambung dari kerusakan atau luka.
Asam klorogenat juga merupakan antioksidan kuat yang mampu menurunkan produksi enzim pepsin dan asam lambung serta mengurangi luka pada dinding lambung. Hal ini bisa mencegah asam lambung naik, sehingga tidak mengalami gejala GERD setelah minum white coffee.
Jadi, konsumsi white coffee sebenarnya tergolong aman bagi penderita penyakit asam lambung, asalkan tidak berlebihan. Nah, untuk meminimalkan gejala GERD, ada beberapa cara menikmati white coffee yang aman, misalnya dengan menambahkan susu pada kopi atau menyajikan kopi dengan teknik cold brew.
Kamu juga bisa memilih produk white coffee di pasaran yang telah terbukti aman bagi lambung. Yang terpenting, imbangi konsumsi white coffee dengan makanan untuk asam lambung, seperti makanan tinggi serat dan air serta menjalani pola hidup sehat.
Salah satu manfaat dari white coffee maupun black coffee adalah bisa menurunkan risiko terjadinya diabetes tipe 2. Namun, manfaat ini baru bisa dirasakan jika kopi dikonsumsi dalam jumlah yang wajar dan tetap diimbangi dengan pola hidup sehat. Jumlah wajar dan aman dari konsumsi kopi adalah tidak lebih dari empat cangkir kopi per hari.
Bila setelah kamu minum white coffee atau jenis kopi lainnya, penyakit asam lambungmu justru makin sering kambuh, sebaiknya hentikan konsumsinya dan periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.(ds)
Editor : Kifani Amalija Putri