Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Kelelahan Kerja Tingkatkan Risiko Kecelakaan, Perusahaan Perlu Terapkan Sistem FMS

Ainur Rochmah • Rabu, 23 April 2025 | 01:05 WIB

Ilustrasi kelelahan
Ilustrasi kelelahan

RADARTUBAN- Rasa lelah setelah bekerja memang wajar, namun kelelahan kerja yang dibiarkan terus-menerus bisa menjadi bom waktu yang membahayakan.

Tak hanya menurunkan konsentrasi dan memperlambat reaksi tubuh, kelelahan juga bisa mengganggu pengambilan keputusan. 

Salah satu dampak paling berbahaya dari kelelahan adalah microsleep, kondisi di mana seseorang tertidur sejenak tanpa disadari.

Bayangkan jika itu terjadi saat seseorang sedang mengoperasikan alat berat atau mengemudikan kendaraan. Risiko kecelakaan kerja pun meningkat drastis.

Kondisi ini bukan sekadar teori. Pada Pemilu 2019, sebanyak 895 petugas meninggal dunia dan lebih dari 5.000 lainnya jatuh sakit, sebagian besar karena diduga kelelahan akibat beban kerja yang berat dan jam kerja panjang tanpa jeda.

Baca Juga: Tambang Masih Beroperasi, Kades Leran Wetan: Saya Sudah Lelah, Atas Aktivitas Tambang Batu Kapur yang Diduga Ilegal dan Penyerobotan Tanah Warga

Kejadian serupa pun kembali mencuat pada Pemilu 2024, menguatkan fakta bahwa kelelahan kerja bisa berujung pada tragedi.

Untuk mencegah hal ini, perusahaan perlu menerapkan Fatigue Management System (FMS). FMS ini adalah sistem yang dirancang untuk mengenali, mengelola, dan meminimalkan risiko akibat kelelahan kerja.

FMS mencakup penjadwalan jam kerja yang manusiawi, pemberian waktu istirahat yang cukup, serta edukasi rutin kepada pekerja mengenai pentingnya menjaga kebugaran dan kualitas tidur.

Keselamatan kerja bukan hanya soal alat pelindung atau SOP teknis, tapi juga soal kesadaran terhadap batas fisik dan mental pekerja.

Tanpa manajemen kelelahan yang baik, tempat kerja bisa berubah menjadi ladang risiko yang mengintai setiap saat. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#FMS #reaksi tubuh #kelelahan #menurunkan konsentrasi #membahayakan