Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Rahasia Es Potong Jadul Bisa Langsung Membeku Setelah Dicelup Coklat

M. Afiqul Adib • Minggu, 31 Agustus 2025 | 08:10 WIB
Ilustrasi es potong jadul
Ilustrasi es potong jadul

RADARTUBAN - Siapa yang nggak kenal es potong? Jajanan legendaris yang sering muncul di depan gerbang sekolah, biasanya dijual oleh mamang-mamang dengan gerobak sederhana dan suara khas, “Es potong, es potong!” Bentuknya sederhana: balok es krim ditusuk kayu, lalu dicelupkan ke cairan coklat.

Tapi yang bikin takjub adalah momen ketika coklat cair itu menyentuh es—langsung membeku. Seolah-olah ada sihir kecil yang terjadi di depan mata.

Dan ternyata, itu bukan sihir. Itu sains. Lebih tepatnya: trik bahan baku.
Banyak yang penasaran, kok bisa sih coklat cair langsung jadi lapisan keras begitu kena es potong?

Jawabannya ada pada bahan dasar cairan coklat itu. Bukan coklat murni, bukan saus coklat biasa, tapi... minyak goreng.

Iya, minyak makan yang biasa dipakai buat goreng tempe atau telur dadar. Minyak goreng punya sifat fisik yang unik. Salah satunya adalah titik bekunya yang relatif rendah, yaitu sekitar 15 derajat Celsius.

Artinya, ketika minyak goreng yang sudah dicampur bubuk coklat atau pasta coklat itu menyentuh permukaan es potong (yang suhunya jauh di bawah 0 derajat), minyak langsung membeku.

Prosesnya cepat, nyaris instan. Dan hasilnya? Lapisan coklat yang renyah, tipis, dan bikin es potong makin nikmat.

Teknik ini bukan cuma murah, tapi juga efektif. Mamang es potong nggak perlu alat canggih atau freezer tambahan.

Cukup siapkan cairan coklat berbasis minyak, tusuk es krim, celupkan, dan... cling! jadi. Anak-anak pun senang, karena sensasi coklat yang “ajaib” itu jadi daya tarik tersendiri.

Tentu, ini bukan berarti semua es potong pakai minyak goreng. Ada juga yang pakai coklat murni, margarin, atau campuran lain.

Tapi minyak goreng tetap jadi bahan favorit karena murah, mudah dibekukan, dan hasilnya tetap enak. Bahkan beberapa produsen es potong rumahan sengaja mempertahankan teknik ini karena dianggap “resep warisan.”

Fenomena ini juga jadi bukti bahwa jajanan tradisional Indonesia punya kecerdikan tersendiri.

Di balik kesederhanaannya, ada ilmu fisika dan kimia yang bekerja. Dan kadang, penjual jajanan lebih jago eksperimen daripada laboratorium sekolah.

Jadi, lain kali kamu beli es potong dan melihat coklatnya membeku dalam hitungan detik, ingatlah: itu bukan sulap, itu minyak goreng. Dan itu adalah bagian dari kejeniusan kuliner jalanan yang patut diapresiasi.

Karena di dunia jajanan, yang penting bukan kemewahan bahan, tapi kecerdikan dalam mengolah. Dan es potong adalah bukti bahwa kreativitas bisa hadir bahkan di ujung tusuk kayu.
(*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#coklat #beku #es potong #Minyak goreng