RADARTUBAN — Bulu mata yang mulai rontok dan tampak menipis sering kali bikin kita khawatir.
Soalnya, selain berperan penting dalam melindungi mata, bulu mata juga punya pengaruh besar terhadap penampilan wajah.
Kalau bulu mata mulai rontok secara berlebihan, itu bisa jadi sinyal tubuh sedang mengalami sesuatu.
Bisa jadi karena kebiasaan sehari-hari yang tanpa sadar merusak, atau bahkan pertanda adanya masalah kesehatan yang lebih serius.
Di artikel ini, kita akan kupas tuntas alasan di balik bulu mata yang rontok dan dampaknya nggak cuma buat kesehatan mata, tapi juga penampilan wajah secara keseluruhan.
Informasi ini juga merujuk pada penjelasan dari Lilac ST, yang membahas topik ini dengan cukup detail.
Yuk, kenali beberapa penyebab utama kenapa bulu mata bisa rontok, dampak yang mungkin terjadi, dan penjelasan lengkapnya:
1. Kebiasaan Menggosok Mata Berlebihan
Kebiasaan menggosok mata terlalu keras bisa jadi penyebab bulu mata rontok, lho. Soalnya, tekanan berlebih saat menggosok bisa merusak folikel tempat bulu mata tumbuh.
Soalnya, bulu mata punya peran penting sebagai pelindung alami dari debu, kotoran, dan cahaya berlebih.
Kebiasaan ini bisa bikin folikel bulu mata rusak, lho. Kalau sudah begitu, kerontokan pun makin parah dan bulu mata jadi makin sulit tumbuh kembali.
2. Penggunaan Kosmetik yang Tidak Tepat
Kalau kamu mulai bertanya-tanya kenapa bulu mata rontok, coba deh perhatikan lagi alat make up yang kamu pakai sehari-hari.
Pakai maskara yang sudah kadaluarsa, pembersih makeup yang terlalu keras, atau ekstensi bulu mata yang dipasang asal-asalan bisa bikin bulu mata rontok, lho.
Tanpa disadari, hal-hal kecil ini bisa merusak akar bulu mata dan bikin mereka nggak kuat bertahan.
3. Infeksi atau Peradangan pada Kelopak Mata
Salah satu alasan kenapa bulu mata bisa rontok adalah karena kondisi seperti blefaritis yaitu peradangan di area kelopak mata.
Saat terjadi infeksi atau kelenjar minyak di kelopak mata tersumbat, bulu mata jadi lebih mudah rontok karena folikelnya terganggu.
Akibatnya, bulu mata jadi makin lemah dan nggak bisa menjalankan fungsinya dengan baik.
Kalau dibiarkan, hal ini bisa berdampak pada kesehatan mata secara keseluruhan mata jadi lebih mudah iritasi, kering, atau bahkan terpapar debu dan kotoran. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama