Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Kenapa Kucing Suka Digaruk di Kepala? Ini 5 Alasan yang Wajib Diketahui Cat Lover

Bihan Mokodompit • Rabu, 3 Desember 2025 | 12:00 WIB
Ilustrasi kucing makan.
Ilustrasi kucing makan.

RADARTUBAN -Banyak pemilik hewan bertanya-tanya, kenapa kucing suka digaruk di kepala.

Terutama karena hampir semua kucing menunjukkan reaksi yang sama: mendekat, memejamkan mata, hingga mendengkur.

Kebiasaan ini bukan semata kebetulan, melainkan berkaitan dengan insting alamiah, kenyamanan, dan cara kucing membangun hubungan dengan manusia.

Menjawab kenapa kucing suka digaruk di kepala, artikel ini mengulas faktor biologis dan perilaku yang membuat sentuhan di bagian tersebut begitu disukai.

1. Kepala Kucing Menyimpan Banyak Saraf Sensitif

Respons positif saat kucing digaruk kepala sebenarnya dapat dijelaskan secara biologis.

Di sekitar pipi, dagu, dan belakang telinga, terdapat sejumlah ujung saraf yang memicu rasa nyaman.

Ketika disentuh, rangsangan tersebut menimbulkan efek menenangkan, mirip saat seseorang digaruk punggungnya.

Fenomena ini membantu menjelaskan alasan mengapa kucing suka digaruk dan terus mencari sentuhan di area tersebut.

2. Bagian Kepala Menjadi Tempat Kelenjar Bau yang Penting

Kucing diketahui memiliki kelenjar bau (scent glands) pada sisi wajah.

Saat manusia menyentuhnya, hewan akan menggesekkan kepala sebagai bentuk komunikasi alami.

Tindakan head bunting tersebut sering dianggap sebagai tanda kedekatan dan memperlihatkan alasan kucing digaruk kepala menjadi perilaku yang mereka sukai.

Ini juga menjadi cara bagi mereka menandai lingkungan dan individu yang dianggap aman.

3. Garukan Dianggap Sebagai Grooming dari Sosok Terpercaya

Dalam interaksi sesama kucing, membersihkan bagian kepala hanya dilakukan antarindividu yang sudah saling percaya.

Ketika manusia melakukan hal serupa, hewan akan menganggapnya sebagai perlakuan grooming yang aman.

Tidak mengherankan bila kucing digaruk kepala kemudian tampak lebih rileks karena merasa dihargai dan diterima dalam “kelompoknya”.

Faktor emosional ini memperkuat alasan kenapa kucing suka disentuh di area tersebut.

4. Endorfin yang Dilepas Membuat Kucing Semakin Nyaman

Bentuk kontak fisik seperti garukan dapat memicu pelepasan hormon endorfin.

Ini menjadi salah satu faktor yang menjawab kenapa kucing suka digaruk di kepala, terutama saat mereka tampak mendengkur atau menunjukkan rasa aman.

Efek menenangkan ini membuat kebiasaan tersebut menjadi rutinitas yang dicari oleh sebagian besar kucing.

5. Bentuk Bahasa Cinta dalam Ikatan Kucing dan Manusia

Bagi banyak hewan, kepala merupakan bagian yang cukup sensitif dan tidak mudah mereka percayakan pada sembarang orang.

Ketika kucing memejamkan mata sambil menerima garukan, itu menandakan rasa percaya yang mendalam.

Dengan memahami alasan kucing digaruk bagian kepala, pemilik dapat mengetahui bahwa itu adalah bentuk komunikasi emosional yang mempererat hubungan.

Kesimpulan

Berbagai aspek, mulai dari faktor biologis, perilaku sosial, hingga ikatan emosional, membentuk jawaban mengenai kenapa kucing suka digaruk di kepala.

Sentuhan di area tersebut bukan hanya memberikan kenyamanan pada hewan, tetapi juga berperan besar dalam memperkuat hubungan antara kucing dan manusia.

Karena itulah kucing suka digaruk dan kerap menunjukkan respons positif saat mendapatkan perhatian pada bagian kepala. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#biologis #kucing #sensitif #hewan peliharaan #kepala #Saraf