RADARTUBAN - Awal tahun selalu jadi momen orang bikin resolusi.
Ada yang pengin lebih rajin nabung, ada yang pengin lebih sering traveling, ada juga yang pengin move on dari masa lalu.
Nah, kali ini kita coba bikin resolusi yang agak nyeleneh: mengubah masa lalu jadi masa otot.
Kedengarannya absurd, tapi sebenarnya masuk akal.
Karena masa lalu itu sering bikin kita lemah. Kita sibuk menyesali, sibuk mengulang-ulang, sibuk membandingkan.
Padahal, kalau energi menyesal itu dialihkan ke hal produktif, bisa jadi otot, baik otot fisik maupun otot mental.
1. Masa Lalu Sebagai Angkat Beban
Bayangkan masa lalu itu seperti barbel. Berat, bikin pegal, kadang bikin sakit.
Tapi kalau kamu angkat dengan benar, lama-lama tubuhmu jadi kuat.
Begitu juga dengan kenangan pahit.
Kalau kamu berani menghadapinya, bukan lari darinya, dia bisa jadi latihan mental.
Setiap kali kamu ingat kesalahan, jadikan itu pengingat untuk tidak mengulang.
Setiap kali kamu ingat kegagalan, jadikan itu motivasi untuk mencoba lagi.
2. Masa Lalu Sebagai Latihan Fokus
Mengubah masa lalu jadi masa otot juga berarti melatih fokus.
Alih-alih menghabiskan energi untuk mengutuk diri sendiri, gunakan energi itu untuk membangun kebiasaan baru.
Misalnya, kalau dulu sering malas olahraga, sekarang jadikan itu alasan untuk rutin jogging. Kalau dulu sering boros, sekarang jadikan itu alasan untuk belajar menabung.
Masa lalu bukan untuk ditolak, tapi untuk dipakai sebagai bahan bakar.
3. Resolusi Awal Tahun: Dari Move On ke Move Up
Resolusi awal tahun sering berhenti di kata move on.
Padahal, lebih penting adalah move up. Naik level. Dari orang yang dulu gampang down, jadi orang yang lebih tahan banting.
Dari orang yang dulu gampang menyerah, jadi orang yang lebih disiplin. Masa lalu bisa jadi otot kalau kamu mau mengolahnya.
4. Masa Lalu Itu Tidak Hilang, Tapi Bisa Diolah
Kita tidak bisa menghapus masa lalu.
Tapi kita bisa mengubah cara kita memandangnya.
Daripada jadi beban yang bikin kita jalan tertatih, lebih baik jadikan ia barbel yang bikin kita kuat.
Karena otot tidak tumbuh dari kenyamanan, tapi dari beban yang diangkat berulang kali.
Jadi, resolusi awal tahun ini sederhana: jangan buang masa lalu, olah jadi masa otot.
Supaya tahun depan, kamu bukan cuma lebih bijak, tapi juga lebih kuat, baik di hati, pikiran, maupun tubuh. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama