Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Tuban Baru Dijatah Vaksin LSD Seribu Dosis

Amin Fauzie • Selasa, 30 Mei 2023 | 00:15 WIB
BERIKAN PELAYANAN: Tim kesehatan dari dinas ketahanan pangan, pertanian, dan peternakan melakukan pemeriksaan sapi terjangkit LSD. (Diskominfo SP Tuban untuk Radar Tuban)
BERIKAN PELAYANAN: Tim kesehatan dari dinas ketahanan pangan, pertanian, dan peternakan melakukan pemeriksaan sapi terjangkit LSD. (Diskominfo SP Tuban untuk Radar Tuban)
RADARTUBAN – Setelah sekian lama menunggu, Pemkab Tuban akhirnya menerima jatah vaksin LSD (lumpy skin disease) dari Kementerian Pertanian (Kementan). Total vaksin yang diterima se banyak 1.000 dosis.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Peternakan (DK P2P) Tuban Pipin Diah Larasati mengatakan, vaksin untuk mencegah penularan penyakit ternak yang biasa disebut cacar sapi, itu diterima sekitar sepekan lalu.

‘’Untuk sementara jumlahnya 1.000 dosis,’’ katanya saat dihubungi Jawa Pos Radar Tuban via ponselnya kemarin (28/5).

Sejauh ini, proses penyuntikan vaksin pada sapi sudah dilakukan di sepuluh kecamatan. Di antaranya, Kecamatan Palang, Widang, Jenu, Tambakboyo, Senori, Grabagan, Bancar, Soko, Bangilan, dan Rengel.

‘’Ke depan, vaksinasi LSD akan merata di semua kecamatan,’’ terangnya.

Sudah berapa sapi mendapat vaksinasi LSD itu, dia belum dapat mengemukakan secara detail.

Yang jelas, lebih dari bilangan puluhan. Adapun, pejabat kelahiran 1969 ini melanjutkan, sapi mendapat vaksin merupakan sapi sehat dan belum pernah terkena LSD. Sebab, jika sudah terkena LSD dan kemudian sembuh, sapi dimaksud sudah punya kekebalan alami.

‘’Tak perlu vaksin LSD,’’ imbuhnya.

Pejabat berkantor di DKP2P Tuban Jalan Raya Bogorejo itu menuturkan, vaksinasi LSD kepada sapi masih dimulai di kecamatan dan sapi-sapi tertentu karena mempertimbangkan jumlah kedaruratan kasus dan jumlah dosis vaksin.

‘’Itu agar vaksin yang dosisnya terbatas ini dapat mengkaver semua wilayah,’’ jelasnya.

Mantan Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Tuban ini meneruskan, sapi–sapi sudah divaksin LSD bukan berarti tak bisa terjangkit penyakit LSD. Vaksin hanya memperkecil resiko sapi terjangkit LSD.

‘’Maka dari itu, peternak tetap harus merawat sapinya dengan baik. Kebersihan dan kesehatan makanan harus tetap dijaga,’’ tegasnya. (sab/tok)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Amin Fauzie
#Tuban #Cacar Sapi #penyakit ternak #Suntik Vaksin LSD #Vaksin LSD