RADAR TUBAN - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Tuban gerak cepat dalam melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Selasa (1/8) lalu, petugas dari Disdukcapil jemput bola melakukan aktivasi IKD untuk seluruh karyawan Bank Jatim Cabang Tuban.
Karena tidak mungkin dilakukan saat jam kerja, pelayanan aktivasi KTP digital pun dilakukan malam hari usai magrib.
Setelah menginstal aplikasi IKD di smartphone, lalu mengisi data identitas masing-masing, kurang lebih 130 karyawan Bank Jatim Cabang Tuban telah terverifikasi oleh petugas Disdukcapil.
Kepala Disdukcapil Tuban Rohman Ubaid menuturkan, IKD merupakan aplikasi digital yang berisi dokumen kependudukan, seperti KTP dan kartu keluarga (KK).
Digitalisasi dokumen kependudukan ini resmi diterapkan secara bertahap sejak awal 2023 lalu. Dan, kini mulai diaplikasikan di seluruh kabupaten/kota se-Indonesia.
Di Tuban, Bank Jatim Cabang Tuban merupakan lembaga perbankan pertama yang mengimplementasikan IKD untuk layanan perbankan.
Respon cepat Bank Jatim ini sejalan dengan komitmen bersama Direktorat Dukcapil dan Direktur Bank Jatim Propinsi Jawa Timur untuk penerapan IKD dalam layanan nasabah terkait data administrasi kependudukan (adminduk) nasabah.
Diutarakan Ubaid, Bank Jatim merupakan lembaga perbankan pertama yang menerapkan IKD, sekaligus menjadikan Bank Jatim sebagai pilot project implementasi IKD untuk persyaratan dokumen adminduk untuk nasabah.
‘’Pun di Tuban, harapannya (Bank Jatim, Red) juga menjadi pilot project penerapan layanan perbankan menggunakan IKD,’’ ujarnya.
Lebih lanjut, Ubaid menyampaikan, IKD merupakan aplikasi dokumen kependudukan berbasis digital yang sangat keren. Sejalan dengan era saat ini: teknologi berbasis digital.
‘’Memang sudah saatnya dokumen kependudukan juga berbasis digital,’’ jelasnya.
Diterangkan Ubaid, selain berisi KTP-el dan KK, dalam aplikasi IKD juga terdapat biodata kependudukan anggota keluarga. Di sisi lain, hadirnya IKD juga menjadi solusi ketika terjadi kekosongan blangko KTP.
Lebih lanjut disampaikan, ketika sudah melakukan aktivasi IKD, nasabah bank tidak perlu lagi menyerahkan fisik KTP, tapi cukup menggunakan IKD yang sudah ada di smartphone.
‘’Seperti di Bank Jatim ini, nanti layanan perbankan tidak harus menyerahkan KTP dan fotokopi KTP, atau KK. Tapi cukup dengan scan barcode IKD, sudah nge-link otomatis ke sistem aplikasi Bank Jatim,’’ ujar mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Tuban itu.
‘’IKD juga sangat autentik, sama persis dengan biodata kependudukan di data base kependudukan pusat,’’ tambahnya.
Misalnya, terang Ubaid, ketika PNS pensiun, status pekerjaan di KK harus di-update di kantor layanan dukcapil, baik di MPP maupuan di UPT kecamatan.
Maka, KTP di IKD pun secara otomatis akan ikut ter-update, meski KTP-el fisik belum jadi karena stok blangko KTP kosong.
‘’Karena perubahan biodata KK akan langsung nge-link ke server dukcapil pusat, maka seketika itu pula data KK dan KTP di IKD juga ikut terbarui,’’ tambahnya.
Layanan perbankan merupakan satu dari sekian banyak contoh layanan yang bisa menggunakan IKD, ke depan seperti pelayanan kesehatan, pendidikan, transportasi, hingga pencairan bantuan sosial personal.
‘’Secara bertahap, aplikasi IKD ini akan terkoneksi dan terintegrasi dengan semua lembaga layanan publik. Cukup dengan single sign on, semua sudah otomatis terkoneksi,’’ tandasnya.
Untuk itu, semua masyarakat diharapkan segera melakukan upload IKD dan melakukan aktivasi di kantor layanan IKD.
Sementara itu, Pemimpin Bank Jatim Cabang Tuban Suyatno menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Disdukcapil Tuban untuk turut bersama-sama menyukseskan aktivasi IKD.
‘’Proses aktivasi IKD ini kan cepat, sehingga nanti akan kami sediakan meja khusus untuk teman-teman petugas dari Disdukcapil Tuban.
Bagi nasabah yang belum melakukan aktivasi IKD, kita dorong untuk langsung melakukan aktivasi. Insya Allah, nasabah Bank Jatim akan ber-IKD semua,’’ ujarnya sebagai bentuk dukungan, menyosialisasikan dan menyukseskan aktivasi IKD. (tok)
Editor : Amin Fauzie