Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

‘Samsat Budiman’, Inovasi Ganjar Mudahkan Masyarakat Bayar Pajak

Ahmad Atho’illah • Selasa, 26 September 2023 | 13:32 WIB
INOVATIF: Ganjar Pranowo saat meluncurkan aplikasi Samsat Budiman pada 19 Juni 2023.
INOVATIF: Ganjar Pranowo saat meluncurkan aplikasi Samsat Budiman pada 19 Juni 2023.

TUBAN, Radar Tuban – Satu lagi legasi membanggakan Ganjar Pranowo semasa menjadi Gubernur Jawa Tengah. Kali ini di bidang pelayanan digital. Salah satunya adalah badan usaha digital mandiri (Budiman).

Inovasi ini digagas Provinsi Jawa Tengah dengan memaksimalkan keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai sumber daya pelayanan. Program Samsat Budiman merupakan layanan online berbasis website, yang memudahkan wajib pajak (WP) mendapatkan pelayanan pajak.


Melalui layanan Budiman ini, masyarakat yang hendak membayar pajak tidak perlu datang ke kantor Samsat. Terlebih, yang jarak rumahnya cukup jauh dengan kantor Samsat.

Dengan adanya Budiman tersebut, warga Jawa Tengah cukup datang ke gerai Samsat Budiman di kantor BUMDes. Selain itu, jam buka gerai juga lebih fleksibel, yakni dari pagi hingga malam. Sehingga sangat membantu masyarakat yang sibuk bekerja.


Program yang diinisiasi Ganjar Pranowo ketika menjadi Gubernur Jawa Tengah ini diharapkan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak. Pasalnya, keberadaannya memberikan kemudahan masyarakat dalam menunaikan kewajiban membayar pajak.


‘’(Budiman, Red) ini cara baru, sehingga target pendapatannya tercapai. Mereka juga merasa teringankan. Terima kasih banyak desa yang sangat kreatif, kemudian mereka punya BUMDes yang bagus, lalu coba kita kerjasamakan sebagai kekuatan, untuk sumber daya yang sampai di ujung-ujung,” kata Ganjar.

Photo
Photo


Dalam kesempatan tersebut, Ganjar mengaku senang karena banyak BUMDes yang jadi mitra Samsat Budiman. Terlebih, para BUMDes juga sangat inovatif. Salah satunya, memberikan dana talangan kepada pembayar pajak yang sudah jatuh tempo, tapi tidak memiliki cukup uang. Dana talangan itu kemudian dicicil oleh wajib pajak.

‘’Rata-rata, cicilannya satu bulan lunas. Ini menurut saya kreatif banget,’’ ujarnya.


Selain meningkatkan pendapatan daerah, Ganjar berharap kesadaran masyarakat membayar pajak juga terus meningkat. Apalagi, berdasarkan data dari Bapenda saat ini terdapat 7.329 BUMDes tersebar di Jawa Tengah yang potensial, untuk turut serta.

‘’Sehingga target-target pendapatan bisa jauh lebih baik, agar nanti bisa kita berikan kembali kepada masyarakat untuk pembangunan yang lebih cepat, lebih merata, dan coverage-nya jauh lebih banyak lagi,’’ katanya.


Meski begitu, Ganjar tetap mengingatkan kepada seluruh pejabat yang terlibat dalam bidang ini. Khususnya, di pelayanan agar tidak mempersulit para wajib pajak. Pasalnya, pemerintah harus mengapresiasi niat baik masyarakat yang ingin membayar pajak.

‘’Saya titip pada semuanya, terutama soal KTP. Ini masyarakat mau bayar pajak lho, jangan dipersulit,” tegasnya.


Bambang, salah satu warga Tuban mengapresiasi inovasi Ganjar selama dua periode menjadi Gubernur Jawa Tengah. Menurutnya, Budiman merupakan inovasi yang luar biasa dalam mempermudah masyarakat dalam membayar pajak.

‘’Semoga nanti Pak Ganjar terpilih jadi Presiden. Sehingga inovasi yang bagus tersebut bisa disebarluarkan ke sejumlah kabupaten/kota se-Indonesia, termasuk Tuban,’’ harapannya. (wir/tok)

Editor : Kifani Amalija Putri
#Samsat Budiman #jawa tengah #Budiman #ganjar