Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Jatuh pada Kamis, 28 September, Berikut yang Dilakukan Umat Muslim

Dwi Setiyawan • Rabu, 27 September 2023 | 17:54 WIB
Photo
Photo

 

RADARTUBAN- Tahun ini, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW jatuh pada Kamis, 28 September 2023 Masehi. Dalam penanggalan Hijriyah bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1445 H.

Mengutip laman NU Online, Maulid Nabi merupakan perayaan umat Islam untuk memperingati kelahiran Rasulullah SAW.


Bagi umat Islam, kelahiran nabi akhir zaman, Muhammad SAW pada tahun 571 M merupakan momen yang sangat luar biasa.


Sebagian umat muslim menyebut bulan Rabiul Awal dengan bulan Maulid, Mulud, atau Muludan.

Dalam peringatan maulid, biasanya digelar berbagai tradisi. Seperti pengajian, sholawatan, berdzikir, sedekah makanan, hingga membacakan rawi riwayat Nabi Muhammad SAW.


Pada peringatan tersebut, umat muslim juga mengenang jasa besar sekaligus budi pekerti luhur rasulullah yang menuntun umat dari zaman jahiliyah ke zaman terang benderang dengan ajaran Islam.


Melansir laman Kementerian Agama, tanggal 28 September ditetapkan sebagai hari libur nasional peringatan Maulid Nabi 2023.


Penetapan hari libur nasional juga tersurat dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur dan Cuti Bersama Nasional.

Merujuk buku Sejarah Maulid Nabi (2015), yang dicatat Ahmad Sauri ditulis kebiasaan bangsa Arab dalam perayaan memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW sejak tahun kedua hijriah.


Catatan tersebut merujuk pada Nuruddin Ali dalam kitabnya Wafa’ul Wafa bi Akhbar Darul Mustafa.


Dijelaskan, seorang bernama Khaizuran (170 H/786 M) yang merupakan ibu dari Amirul Mukminin Musa al-Hadi dan al-Rasyid datang ke Madinah dan memerintahkan penduduk mengadakan perayaan kelahiran Nabi Muhammad di Masjid Nabawi.


Dari Madinah, Khaizuran juga menyambangi Makkah dan melakukan perintah yang sama kepada penduduk Makkah untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad.

Jika di Madinah bertempat di masjid, Khaizuran memerintahkan kepada penduduk Makkah untuk merayakan Maulid di rumah-rumah mereka.


Khaizuran merupakan sosok berpengaruh selama masa pemerintahan tiga khalifah Dinasti Abbasiyah, yaitu pada masa Khalifah al-Mahdi bin Mansur al-Abbas (suami), Khalifah al-Hadi dan Khalifah al-Rasyid (putra).


Karena pengaruh besarnya, Khaizuran mampu menggerakkan masyarakat Muslim di Arab. Hal ini dilakukan agar teladan, ajaran, dan kepemimpinan mulia Nabi Muhammad bisa terus menginspirasi warga Arab dan umat Islam di seluruh dunia.(ds)

Editor : Kifani Amalija Putri
#maulid nabi #Tahun ini #Maulid Nabi 2023