Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Gerindra Hormati Sikap PDI Perjuangan yang Menutup Peluang Duet Prabowo-Ganjar

Dwi Setiyawan • Senin, 2 Oktober 2023 | 23:15 WIB
Photo
Photo

RADARTUBAN - Partai Gerindra menghormati sikap PDI Perjuangan yang akhirnya menutup peluang duet Prabowo Subianto dengan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024.
Pernyataan terkait tertutupnya peluang menyandingkan Prabowo Subianto dengan Ganjar Pranowo disampaikan Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.


"Ya, saya pikir apa yang disampaikan dalam Rakernas PDI Perjuangan adalah keputusan tentang pencapresan, karena itu kami hormati," kata Dasco di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/10), sebagaimana dikutip dari Antara.

Dia mengatakan, PDI Perjuangan  maupun Partai Gerindra sudah menetapkan pilihan politiknya masing-masing.


"Ya, saya pikir masing-masing partai kan sudah menetapkan pilihannya, dan saya pikir kami konsentrasi pada kontestasi yang teduh dan juga berharap supaya pemilu dapat berjalan dengan baik dan lancar," ucapnya.

Karena itu, kata Dasco, sekarang ini partainya konsentrasi memenangkan Pilpres 2024.

"Menjelang pendaftaran yang tidak berapa lama lagi, marilah kita kemudian sama-sama berkonsentrasi untuk mempersiapkan segala sesuatunya bagi kelancaran pilpres," ujarnya.

Terkait penentuan bakal calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dia mengatakan, akan diputuskan bersama para ketua umum partai politik anggota Koalisi Indonesia Maju (KIM).

"Soal cawapres itu akan kemudian dibicarakan dengan partai koalisi tentunya, dan saya sendiri belum tahu sampai di mana, para ketum-ketum yang nanti akan memutuskan," tegasnya.
Dasco enggan menanggapi kans Prabowo Subianto untuk berduet dengan Menko Polhukam Mahfud MD ataupun Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

"Saya enggak bisa mengomentari nama-nama cawapres, karena itu kewenangan ketum-ketum partai koalisi," kata dia.


PDI Perjuangan menyatakan menutup rapat-rapat pintu perjodohan antara bakal capres Ganjar Pranowo dengan Prabowo Subianto pada Minggu (1/10).
"Iya (menutup pintu duet sebagai bakal cawapres Prabowo), menegaskan bahwa capres dari PDIP, bekerja sama dengan partai pendukung adalah Bapak Ganjar Pranowo," ujar Ketua DPP PDIP Bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat saat ditemui di JIExpo Kemayoran, Jakarta.


Dia mengatakan, tak mungkin Ganjar diturunkan posisinya menjadi bakal cawapres.
Itu karena empat partai politik pengusung Ganjar, PDIP, PPP, Hanura, dan Perindo telah menetapkan mantan Gubernur Jawa Tengah itu menjadi capres.

"Artinya apa, artinya tidak mungkin ya, sekali lagi, tidak mungkin, dan menutup kemungkinan sama sekali untuk diturunkan sebagai cawapres. Beliau adalah capres," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengaku bingung dengan kemunculan isu duet Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto di media massa.

"Saya sendiri sampai bingung loh, di media tiba-tiba dibilang begini (duet Ganjar-Prabowo), 'iya sudah ada persetujuan bahwa nanti Pak Prabowo jadi presidennya, Pak Ganjar jadi wakil presidennya'," ujar Megawati dalam penutupan Rakernas IV PDIP di JIExpo Kemayoran, Jakarta.(ds)

Editor : Muhammad Azlan Syah
#pdi perjuangan #gerindra #Pilpres 2024 #ganjar #ganjar pranowo #prabowo