Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Bagaimana Membentuk Perilaku Anak Termudah? Psikolog: Ajari Pembiasaan Belajar Sambil Bermain

Dwi Setiyawan • Senin, 16 Oktober 2023 | 14:35 WIB
Photo
Photo

RADARTUBAN-Meski dianggap sepele, tidah mudah membentuk perilaku pembiasaan bagi anak. 

Menurut pandangan psikolog anak dan keluarga Irma Gustiana Andriani, edukasi bermain sambil belajar dari aktivitas sehari-hari paling mudah membentuk perilaku anak terhadap pembiasaan baik. 

 

"Kalau terkait dengan higienitas, proses pengajarannya melalui aktivitas langsung, jadi pengalaman sehari-hari yang dilakukan, pasti kan anak akan makan, ke toilet dan akan jalan-jalan makannya setiap momen-momen tadi itu dimanfaatkan orang tua," ucap Irma dalam sebuah acara di Jakarta, sebagaimana dikutip dari Antara.

 

Dia mengatakan, sifat dasar anak adalah suka bermain. Karena itu, pengajaran lebih mudah terserap dan tanpa beban kalau sambil bermain. 

Menurut Irma, bermain bisa mengintegrasikan seluruh indera anak, sehingga mengoptimalisasi semua aspek mulai dari motorik hingga sosial emosional.

 

Dengan bermain, anak juga bisa mendapatkan banyak hal baru, seperti analisa, logika dan konsekuensi. Misalnya mengajarkan kebiasaan baik mencuci tangan.

 

"Bisa diajarin kalau tidak cuci tangan kenapa, anak akan menyerap lebih baik, santai dan sasaran pertumbuhan lain bisa optimal," kata psikolog lulusan Universitas Indonesia itu. 

 

Lebih lanjut Irma mengatakan, dengan parenting coach di klinik Ruang Tumbuh, keluarga punya peran efektif dalam proses pengajaran perilaku baru atau disebut kebiasaan.

‘’Buat permainan seperti bermain pura-pura atau role play tentang kebersihan diri, cara mandi yang benar dan bagaimana cara cuci tangan melalui berbagai tahap,’’ tuturnya. 

 

Selain itu, juga bisa dengan mengajarkan kebiasaan melalui buku tentang kebersihan diri.

 

"Kalau anak yang masih kecil usia tiga tahun tentu kita bacakan, story telling tentang aktivitas kebersihan mandi, toilet, cuci tangan itu harus, kalau sudah bisa baca nanti dia baca sendiri terkait aktivitas kebersihan," ucapnya. 

Irma juga meminta orang tua untuk memastikan media belajar sambil bermain bagi si kecil.  

Sediakan waktu sekitar 15-40 menit untuk orang tua bermain bersama anak dalam keadaan tenang dan relaks.

 

"Kalau main harus relaks, kalau orang tua tegang main sama anak, anaknya nggak nyaman dan cranky," ujarnya.(ds)

Editor : Kifani Amalija Putri
#edukasi #perilaku #Pembiasaan Baik #belajar #anak - anak