RADARTUBAN- Beberapa hari lalu beredar sebuah video turis dari Korea Selatan yang digoda oleh pria asal Indonesia. Video tersebut langsung ramai di berbagai media sosial.
Di awal video tersebut, memperlihatkan wanita tersebut sedang menyantap makan siangnya di restoran Manado.
Kemudian, datanglah dua orang pria dengan memakai baju seragam putih.
Dalam video tersebut, wanita tersebut menuliskan bahwa kedua pria itu terus menatapnya.
Beberapa kali, pria tersebut menanyakan asal sang wanita. Dan tak lama, dia menyuruh untuk makan bersama dengan keduanya.
Wanita yang diketahui merupakan YouTuber itu akhirnya menyanggupi. Ketiganya makan bersama dalam satu meja.
Beberapa pertanyaan pun dilontarkan. Hingga seorang pria berkepala plontos yang duduk di samping wanita tersebut menanyakan apakah dia boleh ke hotel sang wanita.
“Mampir ke hotel aku boleh?” tanya pria tersebut.
Mendapatkan pertanyaan seperti itu, sang wanita hanya menjawab bahwa dia ada perjalanan lain setelah ini.
Tak hanya menanyakan untuk memperbolehkan ke hotel. Pria tersebut juga terlihat akan menyuapi sang wanita dengan es miliknya. Namun, langsung ditolak.
Video berdurasi singkat tersebut langsung menuai kecaman dari warganet.
Lantaran, kelakuan pria plontos yang dinilai genit, sehingga membuat wanita itu merasa tidak nyaman.
Setelah ditelusuri, pria yang mengaku bernama Albert pada YouTuber tersebut merupakan ASN Kementerian Perhubungan.
Pria tersebut bernama Asri Damuda yang diketahui menjabat sebagai kepala Kantor UPBU Sangia Nibandera Kaloka.
Mengetahui bahwa pria tersebut adalah petinggi di Bandara Sangia Kaloka, banyak warganet yang menyerbu Instagram menteri perhubungan agar menindaklanjuti hukuman kepada pria tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Instagram resmi Kementerian Perhubungan akhirnya buka suara.
“Terima kasih kak, dapat kami sampaikan bahwa saat ini yang bersangkutan sudah dibebas tugaskan untuk dapat dilakukan pemeriksaan oleh pejabat yang berwenang di Kemenhub. Jika terbukti ada hal yang dilanggar, baik secara peraturan peraturan maupun etika sebagai ASN, maka akan diterapkan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku, terima kasih kak,” tulis instgaram Kementerian Perhubungan @kemenhub151.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melalui akun Instagram-nya @budikaryas, juga ikut menegaskan jika pria tersebut sudah dibebastugaskan.
“Sudah kita bebas tugaskan mulai hari ini,” tulisnya. (gi)
Editor : Amin Fauzie