Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

SiPEPEK, Aplikasi Instansi Pemerintah dengan Nama Nyeleneh, Begini Tanggapan Akademisi

Annisa Tiara Nurinda Mulia Rahardja • Jumat, 12 Juli 2024 | 03:15 WIB

 

Aplikasi pemerintah dengan nama nyeleneh.
Aplikasi pemerintah dengan nama nyeleneh.

RADARTUBAN-Pada 29 Juni 2024 lalu, netizen digemparkan cuitan @haansaplast yang telah di-retweet 12.000 akun.

“Mereka yg bikin aplikasi, gw yg malu.” Begitu isi cuitan @haansaplast yang ditambah dengan media pendukung berupa tangkapan layar laman SiPEPEK dan tangkapan layar KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) mengenai pengertian pepek.

Pada kolom komentar cuitan tersebut dipenuhi banyak kritik dari netizen karena dirasa nama aplikasi tersebut kurang sopan jika menilik pengertian Pepek di KBBI.

“aneh bgt kaya gada nama lain aja, maksudnya apa coba bikin Namanya begitu -_-,“ tulis @zepegto.

“dih?? apa banget namanya begitu?” tulis @huhrenjun.

Dilansir dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Cirebon, SiPEPEK merupakan sistem pelayanan program penanggulangan kemiskinan dan jaminan kesehatan warga kurang mampu di Kabupaten Cirebon.

Aplikasi yang berpihak pada masyarakat kurang mampu di Cirebon ini merupakan inovasi Pemerintah Kabupaten Cirebon.

 

SiPEPEK merupakan wujud cinta lingkungan berupa pengurangan penggunaan kertas (paperless) dengan tujuan kemudahan administrasi.

“Kartu pepek ini kami wujudkan melalui aplikasi SiPEPEK. Kami berusaha memberikan pelayanan bagi masyarakat yang tidak mampu. Untuk memastikan layanan yang komprehensif dan mudah diakses,” jelas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cirebon Dra. Indra Fitriani, M.M.

Selain merupakan wujud cinta lingkungan, Fitri juga menjelaskan bahwa penamaan SiPEPEK merupakan wujud cinta bahasa daerah. Pepek dalam bahasa Cirebon memiliki pengertian lengkap.

“Nama SiPEPEK sendiri adalah wujud kecintaan kami terhadap bahasa daerah Cirebon. Di mana pepek dalam bahasa Cirebon berarti lengkap atau semuanya ada,” tuturya.

Selain itu, Fitri juga menjelaskan bahwa SiPEPEK merupakan singkatan dari Sistem Informasi Administrasi bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial.

Fitri menegaskan bahwa pemilihan nama SiPEPEK didasarkan niat baik dan makna positif bagi masyarakat Cirebon, sehingga dia berharap aplikasi tersebut dapat mewujudkan cita-cita dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Cirebon.

Ternyata banyak sekali aplikasi dari instansi pemerintah dengan nama nyeleneh.

Berikut adalah aplikasi pemerintah dengan nama nyeleneh

1. SITHOLE (Sistem Informasi Konsultasi Hukum Online Pengadilan Negeri Semarang) milik instansi Pemerintah Kota Semarang.
2. SISKA KU INTIP (Sistem Integrasi Kelapa Sawit-Sapi Berbasis Kemitraan Usaha Ternak Inti Plasma) milik instansi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
3. SIMONTOK (Sistem Monitoring Stok dan Kebutuhan Pangan Pokok) milik instansi Pemerintah Kota Surakarta.
4. SISEMOK (Sistem Informasi Organisasi Kemasyarakat) milik instansi Pemerintah Kabupaten Pemalang.
5. SIPEDO (Sistem Pelatihan Berbasis Database Online) milik instansi Pemerintah Kabupaten Sumedang.
6. MAS DEDI MEMANG JANTAN (Program Masyarakat Berdedikasi Memperhatikan Angkatan Kerja Rentan) milik Instansi Pemerintah Kota Tegal dan BPJS Ketenagakerjaan.

Peluncuran aplikasi ini dibuka Wali Kota Tegal 2019-2024, Dedy Yon Supriyono pada 25 Agustus 2022.

Aplikasi pemerintah dengan nama nyeleneh ini justru membuat masyarakat mudah mengingat nama aplikasi tersebut.

Dilansir dari Antara, Dr. Edi Santoso, ketua jurusan ilmu komunikasi Fakultas sosial dan ilmu politik (FISIP) Universitas soedirman (Unsoed) ikut menanggapi fenomena ini.

“Jangan sampai karena ingin mudah diingat, singkatan nama program pemerintah tersebut dibuat asal-asalan atau nyeleneh, sehingga dapat menimbulkan konotasi negatif, bahkan menjurus ke pornografi atau seksualitas,” ujar Edi.

Dia mengatakan, instansi pemerintah tidak perlu malu untuk mengubah nama aplikasi nyeleneh tersebut.

Instansi pemerintah dapat merumuskan kembali nama aplikasi yang wajar dan diluncurkan ulang.

“Jadi kalau mau membuat singkatan, apalagi untuk program pemerintah, sebaiknya yang wajar-wajar saja, tanpa sekadar disingkat agar mudah diingat,” jelas Edi. (*)

Editor : Amin Fauzie
#SiPEPEK #nama aplikasi nyeleneh