RADARTUBAN - Media sosial X ramai setelah trending video 4 menit 49 detik yang diunggah @Heraloebss.
Video tersebut memperlihatkan korban-korban yang diduga mabuk buah kecubung.
"2 orang Tewas puluhan dirawat di RSJ setelah mengkonsumsi Kecubung yang dioplos dengan Minuman dan obat2an (9/7) Banjarmasin," tulis akun tersebut, Rabu (10/7).
Dikutip dari radarbanjarmasin.com, Rabu (10/7), jumlah pasien RSJ Sambang Lihum yang masuk akibat mabuk kecubung adalah 39 orang rawat jalan dan 2 orang meninggal dunia.
Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Cuncun Kurniadi mengimbau masyarakat untuk tidak coba-coba buah kecubung.
Dia menjelaskan bahwa tanaman tersebut dapat menyebabkan gangguan mental sementara atau permanen bahkan kematian.
Momen tersebut dibagikan melalui akun X @Narkobarestabjm, Selasa (9/7).
Jika dikonsumsi sembarangan, tanaman kecubung atau Datura sp memiliki efek samping yang luar biasa bagi kesehatan.
Tanaman tersebut tidak hanya memabukkan, namun juga memberi efek samping psikotropika.
Meski memiliki efek samping memabukkan dan halusinasi, buah kecubung tidak masuk dalam golongan narkotika.
Dengan fenomena luar biasa tersebut, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kalimantan Selatan (Kalsel) Brigjen Pol Wisnu Andayana mengatakan, pengedar buah kecubung belum bisa dijerat pidana.
"Untuk pengedar kecubung untuk saat ini belum ada pasal pidananya," dikutip dari radarkudus.com, Kamis (11/7).(*)
Editor : Muhammad Azlan Syah