Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Warga Bendungan Pleret Akhirnya Klarifikasi Soal Video Viral Perseteruan dengan Anggota TNI

Wastiana • Sabtu, 20 Juli 2024 | 00:18 WIB
Potongan video viral perseteruan warga Bendungan Pleret dengan anggota TNI yang berakhir minta maaf.
Potongan video viral perseteruan warga Bendungan Pleret dengan anggota TNI yang berakhir minta maaf.

RADAR TUBAN – Viralnya video perseteruan antara anggota TNI dan warga desa di Bendungan Pleret, Semarang, Jawa Tengah akhirnya berujung pada klarifikasi dari warga.

Sebelumnya, menilik unggahan @nyinyir_update_officiallll pada media sosial Instagram, seorang anggota TNI melarang warga untuk mandi dan bermain air di bendungan Pleret yang akhir-akhir ini menjadi destinasi wisata dadakan.

Alasan anggota TNI tersebut melarang yakni lantaran bahaya yang ditimbulkannya. Dikhawatrikan, air di bendungan tersebut tiba-tiba mengalir deras dan meluap.

Terlebih lagi pasang surut arus air di sana tidak dapat diprediksi secara pasti. Larangan anggota TNI bermaksud untuk menjaga keselamatan warga. Karena bukan tidak mungkin warga dapat terseret arus air.

Namun, warga justru merasa tak terima hingga terjadi perselisihan anatara mereka dengan anggota TNI tersebut.

Warga beranggapan bahwa anngota TNI tersebut tidak memihak pada kepentingan rakyat. Bahkan, salah satu warga justru berteriak mengatakan anggota TNI terkait hanya sedang mencari muka.

“Ini orang cari muka, cari muka kamu!!! Aparate jangan cari muka, seharusnya mengayomi, malu jabatan kamu seperti itu, kita cuma rakyat kecil mencari hiburan!!” teriak salah satu warga pada video yang diunggah @nyinyir_update_officiallll pada kamis (18/07).

Unggahan yang sama juga dibuat @b*c*ttetangga__ pada cuitan akun X/Twitter hingga tak kalah ramai oleh komentar netizen. Tidak sedikit dari netizen yang memberikan komentar-komentar pedas kepada warga setempat yang dinilai bebal.

Sama halnya dengan yang dikhawatirkan Anggota TNI terkait, kebanyakan netizen juga mendukung hal yang sama.

Salah satunya disampaikan @dimstrds, “Kali ini warga yang salah, ngeyel. Giliran tenggelam meninggal lu pada bjir. Dikasih tau untuk kebaikan malah cekcok ribut berasa hebat,” tulisnya geram.

Setelah viralnya video tersebut, beberapa warga yang terlibat akhirnya membuat video klarifikasi.

Dikutip dari unggahan media sosial Instagram @kabarberitasemarang, beberapa warga tersebut menyadari kesalahan mereka menentang imbauan dari Anggota TNI yang disampaikan demi keselamatan warga. Tidak hanya itu, mereka juga mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya.

Komentar menenangkan lantas dilayangkan oleh @danang_arfy. Ia menyampaikan agar kedepannya warga bisa bertindak dengan lebih sadar. Teguran dan peringatan yang diberikan aparat tidak lain adalah untuk keselamatan warga. Lebih baiknya warga bisa mendengarkan dan tidak memprovokasi warga lain. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#TNI