Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Komplain Cukuran Tidak Sesuai, Pelanggan Di Morowali Sulawesi Tenggara Dibacok

Nawar Shabnam Kalila • Sabtu, 10 Agustus 2024 | 00:36 WIB
Viral di media sosial setelah akun platform X memosting video seorang tukang cukur bacok pelanggannya di Desa Keurea Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tenggara.
Viral di media sosial setelah akun platform X memosting video seorang tukang cukur bacok pelanggannya di Desa Keurea Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tenggara.

RADARTUBAN - Viral di media sosial setelah akun platform X @folkshittmedia memposting video ketika seorang tukang cukur tega bacok pelanggannya di Desa Keurea Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tenggara.

Dalam video berdurasi 34 detik tersebut seorang tukang cukur yang mengenakan baju hijau membacok tubuh korban dengan menggunakan parang tepat di pinggir jalan.

Orang yang melihatnya ramai-ramai berteriak untuk memintanya berhenti namun tak didengarkan. Dia tetap membacok korban beberapa kali.

Warga setempat yang melihat tidak berani mendekati karena pelaku menggunakan parang yang sangat panjang. Tidak diketahui pasti kelanjutannya karena video berhenti ketika perekam menjauhkan motornya dari tempat kejadian.

Menurut keterangan pemilik akun @finndawei yang berkomentar pada postingan @folkshittmedia menjelaskan bahwa pelaku, 44, dan korban, 29, sama-sama merupakan orang perantauan dari Sulawesi Selatan.

Kronologi awal, korban yang potong rambut di tempat pelaku komplain karena cukurannya tidak sesuai. Tidak terima, akhirnya pelaku dab korban berakhir adu mulut dan berantem.

Pelaku yang merasa tidak puas akhirnya mengambil parang atau badik mengejar korban dan membacoknya tepat didepan barbershop.

Dilansir dari komentar @finndawei, akibat kejadian tersebut, korban selamat namun mengalami luka sobek di dada 13 jahitan, kaki kiri 18 jahitan, dan kelingking kanannya putus.

Info terakhir yang didapatkan dari akun @finndawei, pelaku masih dalam pencarian polisi karena langsung melarikan diri setelah berhasil membacok korban.

Hal ini tentunya membuat netizen merasa miris. Terlebih kejadian tersebut melibatkan orang sesama suku. Beberapa juga mengomentari warga setempat yang takut melerai ketika kejadian.

“Iya miris… bukannya saling rangkul di tanah rantau, malah saling membunuh,” komentar akun @finndawei ketika ada pengguna lain yang berkomentar bahwa pelaku dan korban sesama Suku Bugis.

“Bapak2 yang ikutan buntutin ity pelaku kenapa diam aja, malah ngelihatin,” komen akun @nomerorae yang menyoroti warga setempat yang hanya diam.

“Masalah komplain itu hal biasa, mungkin pelaku lagi ada masalah dan lagi sensitif,” tulis akun @KCuekk merasa pelaku ada faktor lain yang mengakibatkan cepat tersulut emosinya. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#sulawesi tenggara #tukang cukur #morowali