RADARTUBAN – Bunga Tabebuya dengan berbagai warna mulai mekar dengan indah di sepanjang jalan utama Kota Surabaya, memberikan nuansa layaknya Negeri Sakura.
Keindahan bunga-bunga ini menarik perhatian para pengguna jalan di kota Pahlawan.
Bunga Tabebuya yang mekar didominasi oleh warna merah muda dan putih. Banyak warga yang berkomentar bahwa bunga ini menyerupai bunga sakura dari Jepang.
Pohon Tabebuya (Handroanthus chrysotrichus) sendiri bukan tanaman asli Indonesia, melainkan tanaman tropis yang berasal dari Amerika Selatan.
Meskipun bukan tanaman asli Indonesia, Pohon Tabebuya telah beradaptasi dengan baik terhadap iklim Surabaya. Pohon ini ditanam oleh pemerintah kota sebagai bagian dari program penghijauan dan peningkatan estetika.
Tabebuya kini menjadi salah satu daya tarik utama Surabaya, terutama saat datangnya musim berbunga. Saat ini, berbagai sudut kota dipenuhi dengan Bunga Tabebuya yang sedang mekar.
Berdasarkan pengamatan, bunga-bunga tersebut sudah terlihat bermekaran di Jalan Ahmad Yani hingga sepanjang Jalan Raya Surabaya-Malang.
Selain itu, Bunga Tabebuya yang cantik juga menghiasi beberapa jalan lain di Surabaya, seperti di Jalan Ir. Soekarno MERR.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Dinas Lingkungan Hidup Surabaya mengungkapkan bahwa bunga tabebuya di Kota Surabaya memiliki lima jenis warna, yaitu putih, merah muda, kuning, ungu, dan merah.
Secara keseluruhan, terdapat lebih dari 16 ribu bunga tabebuya yang tersebar di berbagai penjuru kota.
Bunga tabebuya tersebar di berbagai kawasan Kota Surabaya, seperti di Jalan Ahmad Yani, Jalan Arif Rahman Hakim, Jalan Kertajaya Indah, Jalan Dharmahusada Indah, Jalan Dharmahusada, Jalan Ambengan, Gelora Bung Tomo (GBT), Jalan Mayjend Sungkono, Jalan Wiyung, Jalan Ngagel Jaya Selatan, dan Jalan HR Muhammad.
Pada puncak musim kemarau, bunga tabebuya akan mekar dengan indah, biasanya terjadi pada bulan November. Bunga Tabebuya yang mulai gugur juga menjadi alarm pengingat bahwa musim hujan akan segera tiba. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama