Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Perkembangan saat ini Program Strategis Nasional (PSN) untuk Transaksi Tol Multi-Lane Free Flow (MLFF)

Alifah Nurlias Tanti • Minggu, 13 Oktober 2024 | 02:35 WIB
Pemerinta sedang mematangkan implementasi Multi-Lane Free Flow (MLFF) sebagai bagian dari Program Strategis Nasional (PSN).
Pemerinta sedang mematangkan implementasi Multi-Lane Free Flow (MLFF) sebagai bagian dari Program Strategis Nasional (PSN).

RADARTUBAN - Pemerintah memang sedang mematangkan implementasi Multi-Lane Free Flow (MLFF) sebagai bagian dari Program Strategis Nasional (PSN).

MLFF adalah sistem pembayaran tol non-tunai nirsentuh yang memungkinkan kendaraan melewati gerbang tol tanpa harus berhenti, sehingga mengurangi kemacetan dan memperbaiki efisiensi lalu lintas.

Sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi atas antrian kendaraan di gerbang tol yang kerap menyebabkan kemacetan, serta mengurangi waktu transaksi.

PT Roatex Indonesia Toll System (RITS), yang merupakan Badan Usaha Pelaksana (BUP) MLFF, bekerja sama dengan pemerintah dalam proyek ini. RITS adalah perusahaan yang melibatkan kolaborasi antara Indonesia dan Hongaria.

Sistem MLFF berbasis teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS), yang akan mendeteksi lokasi kendaraan secara otomatis dan melakukan pembayaran tol secara langsung dari saldo pengguna.

MLFF ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2024, meskipun masih dalam proses uji coba dan evaluasi untuk memastikan kelancaran teknis dan manajerialnya.

Program Strategis Nasional (PSN) untuk penerapan transaksi tol nirsentuh dengan sistem Multi-Lane Free Flow (MLFF) sedang memasuki tahap transisi dan diproyeksikan mulai beroperasi penuh pada Desember 2024.

Sistem ini memungkinkan pengguna jalan tol untuk melakukan pembayaran secara otomatis tanpa harus berhenti di gerbang tol, menggunakan teknologi berbasis Global Navigation Satellite System (GNSS).

MLFF juga telah ditetapkan sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang difokuskan pada modernisasi infrastruktur tol di Indonesia.

Meskipun masih ada beberapa tantangan teknis yang harus diselesaikan berdasarkan uji coba sebelumnya, pemerintah optimis sistem ini dapat segera diterapkan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memang menyebutkan bahwa penerapan Multi-Lane Free Flow (MLFF) menjadi salah satu Key Performance Indicator (KPI) dalam masa jabatannya sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sejak tahun 2014 hingga 2024.

MLFF merupakan bagian dari upayanya untuk memodernisasi infrastruktur jalan tol di Indonesia, dengan tujuan mengurangi kemacetan dan meningkatkan efisiensi transportasi melalui sistem pembayaran tol tanpa berhenti.

Implementasi MLFF ini menjadi target kinerja strategis yang penting di akhir masa jabatan Basuki, dan pemerintah optimistis sistem ini akan beroperasi secara bertahap mulai akhir 2024.

Dalam penerapan sistem Multi-Lane Free Flow (MLFF), pengguna jalan tol akan membutuhkan electronic On Board Unit (e-OBU) atau aplikasi di perangkat pintar mereka.

Alat ini berfungsi untuk mendeteksi kendaraan dan melakukan pembayaran tol secara otomatis saat melewati jalan tol tanpa perlu berhenti.

Teknologi ini bekerja menggunakan Global Navigation Satellite System (GNSS), yang akan menghubungkan kendaraan dengan sistem pembayaran tol yang ada.

Selama masa peralihan, sistem Single Lane Free Flow (SLFF) akan digunakan, di mana pengguna tetap memerlukan aplikasi Cantas untuk menghubungkan pembayaran dengan rekening perbankan mereka.

Penerapan ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan konsumsi bahan bakar, sehingga lebih efisien bagi pengguna jalan tol.

Aplikasi ini nantinya akan terhubung dengan akun bank atau sistem pembayaran elektronik pengguna, sehingga transaksi bisa berlangsung secara seamless tanpa harus menggunakan kartu tol atau berhenti di gerbang.

Saat kendaraan melewati jalur tol, saldo elektronik pengguna akan otomatis terpotong sesuai dengan jarak atau rute yang dilalui. Hal ini bertujuan untuk mengurangi antrean di gerbang tol dan meningkatkan efisiensi transportasi. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#menteri pupr #MLFF #proyek strategis nasional (psn) #toll free forwading