Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Mengenal Gunung Tidar Sebagai Paku Tanah Jawa, Tempat Prabowo Gembleng Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih

Shafa Dina Hayuning Mentari • Kamis, 24 Oktober 2024 | 01:05 WIB

 

Gunung Tidar, tempat penggemblengan jajaran menteri Kabinet Merah Putih Prabowo.
Gunung Tidar, tempat penggemblengan jajaran menteri Kabinet Merah Putih Prabowo.

RADARTUBAN - Pasca dilantik menjadi Presiden RI ke 8, Prabowo Subianto akan membawa jajaran menteri dan wakil menteri kabinet merah putih untuk mendapat gemblengan di Akademi Militer, Lembah Tidar, Magelang.

Rencananya, kabinet merah putih akan menginap di dalam tenda di Lembah Tidar selama beberapa hari, terhitung mulai tanggal 23 hingga 27 Oktober 2024.

Agenda ini menyangkut pembekalan hingga outbond untuk saling mengenal jajaran menteri di kabinet merah putih.

Wakil Menteri Dalam Negeri kabinet merah putih, Bima Arya mengungkapkan jika para menteri dan wakil menteri telah diminta bersiap – siap. Bahkan, telah disediakan baju dan topi untuk kegiatan tersebut.

“Kami diminta siap-siap mengukur baju topi, menyiapkan fisik, cukup tidur supaya maksimal di sana. Karena waktu di Hambalang, kami menyamakan frekuensi dan menyamakan visi,” ungkap Bima pada Senin (21/10) dikutip dari CNBC Indonesia.

Lembah Tidar sendiri berlokasi di Gunung Tidar, Magelang, Jawa Tengah. Gunung ini kerap kali digunakan dalam banyak kegiatan pendidikan militer oleh Akademi Militer (Akmil).

Menurut beberapa sumber, Gunung Tidar dipercaya oleh beberapa masyarakat Jawa sebagai Paku Tanah Jawa.

Legenda juga menceritakan bahwa sebelumnya Pulau Jawa diciptakan sebagai daratan yang terapung dan terombang – ambing di lautan.

Kemudian, agar pulau ini berhenti bergerak, maka seorang dewa memasang paku tersebut dan berakhir menjadi gunung.

Masyarakat tradisional jawa saat itu juga meyakini hal – hal yang gaib dan mistis mendominasi dataran dan lautan pulau Jawa.

Syekh Subakir yang pada saat itu dipercaya dapat mengatasi hal gaib, meletakkan batu hitam yang disebut dengan Rajah Aji Kalacakra dan diletakkan tepat di tengah daratan jawa.

Di atas Gunung Tidar juga terdapat tugu berlambang Sa (Solok). Menurut juru kunci, arti kata Sa adalah Sapa Salah Saleh (siapa yang salah ketahuan salahnya). Tugu inilah yang diyakini sebagai Paku Tanah Jawa yang membuat jawa aman dan tenang.

Terdapat juga makam di atas Gunung Tidar yang dipercaya sebagai makam Syekh Subakir yang menyebarkan agama islam pada saat itu, dan makam Kyai Sepanjang yang diyakini sebagai tombak Syekh Subakir untuk mengalahkan jin penghuni Gunung Tidar dimasa itu.

Di atas Gunung Tidar juga akan dijumpai makam Kiai Semar, masyarakat tradisional jawa meyakini jika Kiai Semar adalah jin penghuni Gunung Tidar kala itu. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#gunung Tidar #Kabinet Merah Putih #Lembah Tidar #prabowo