RADARTUBAN - Mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi impor gula. Akibat perbuatannya, Tom Lembong langsung dijebloskan di Rutan Salemba.
Menurut Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Abdul Qohar, pada Selasa (29/10), tidak hanya Tom Lembong yang ditetapkan sebagai tersangka, tetapi ada tersangka lainnya, seperti Direktur Pengembangan Bisnis PT PPI berinisial DS.
Kasus penyalahgunaan wewenang impor gula tersebut disinyalir sebabkan kerugian negara sebesar Rp 400 miliar.
"Penyidik Jampidsus menetapkan status saksi terhadap dua orang menjadi tersangka karena telah memenuhi alat bukti bahwa yang bersangkutan telah melakukan tindak pidana korupsi," lanjut Qohar.
Sebagai informasi, Tom Lembong merupakan salah satu tokoh politik yang pertama kali terjun ke dunia politik pada tahun 2013 sebagai penasihat ekonomi Gubernur DKI Jakarta kala itu, Joko Widodo.
Tidak hanya menjadi penasihat ekonomi Jokowi, Tom Lembong juga menjadi penulis pidato saat Jokowi mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta. Juga beberapa kali membuat naskah pidato saat Joko Widodo menjabat presiden.
Selanjutnya, Tom Lembong juga pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan di era Jokowi, yakni tahun 2015-2016.
Kemudian, yang terbaru adalah Tom Lembong menjadi tim pemenangan Muhaimin Iskandar dan Anies Baswedan saat masa Pilpres beberapa bulan yang lalu.
Tidak kalah fenomenal, saat masa debat berlangsung, nama Tom Lembong kerap disebut-sebut oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, yang saat itu menjadi calon Wakil Gubernur melawan tim Amin.
Seperti diketahui, dalam Reels Intagram @KangYoto mantan Bupati Bojonegoro menyebutkan bahwa Tom Lembong adalah pejabat berdarah dan kelahiran Tuban. Dikatakan Tom, ibunya merupakan kelahiran Tuban. Pun dengan dirinya juga lahir di Tuban, lalu langsung pindah dan menetap lama di Jakarta. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama