RADARTUBAN – Ketegangan dan keributan warnai acara grand opening gerai Mie Gacoan di Jalan Raya Kelurahan Pejagan, Kecamatan Bangkalan, pada Sabtu (30/11).
Dua kelompok yang saling bertikai nyaris bentrok sehingga aparat keamanan terpaksa untuk turun tangan.
Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya, beserta jajaran Satreskrim Polres, ditemani pasukan Brimob dan TNI dari Kodim 0829 Bangkalan, langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian untuk mengantisipasi kericuhan menjadi lebih besar.
"Kami mengamankan dua kelompok yang berbekal senjata tajam dan siap untuk bentrok," tegas Kapolres.
Diduga, insiden ini dipicu oleh perebutan pengelolaan lahan parkir di sekitar gerai Mie Gacoan.
Persoalan pengelolaan parkir ini telah menjadi permasalahan yang cukup serius, sehingga memicu terjadinya konflik antar kelompok.
"Tiga orang telah kami amankan karena kedapatan membawa senjata tajam jenis pisau," ungkap AKBP Febri.
Ketiga orang tersebut adalah HY (54) warga Kampung Durinan, MZ (24) warga Desa Jrangoan, dan HM (50) warga Desa Kesek. Ketiganya telah digelandang ke Mapolres Bangkalan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolres didampingi Kasat Reskrim AKP Heru Cahyo Seputro, langsung mengamankan situasi di area parkir gerai Mie Gacoan.
"Saya tegaskan kepada mereka, bahwa tata kelola parkir di area khusus, termasuk area parkir di halaman gerai Mie Gacoan, adalah wewenang pemerintah daerah melalui dinas perhubungan," tegas Kapolres.
Kapolres menghimbau kepada seluruh pihak untuk tidak melakukan tindakan anarkis. Dia juga menjelaskan bahwa petugas parkir yang bertugas di area tersebut harus ditunjuk oleh pengelola dan mendapatkan rekomendasi dari dinas perhubungan.
Karena hal ini merupakan pendapatan dari parkir yang berkaitan dengan pajak daerah.
"Ke depan, jika ada kelompok tertentu yang masih ngotot memaksakan diri untuk mengelola parkir, apalagi disertai intimidasi, saya sarankan pengelola gerai Mie Gacoan segera melapor ke Mapolres Bangkalan," tegas AKBP Febri.
Dengan adanya kejadian ini, diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pihak kepolisian juga akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di area-area yang rawan terjadi gangguan keamanan. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni