Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Pemerintah Turunkan Harga Tiket Pesawat Domestik Hingga 10 Persen Jelang Nataru 2024

Nadia Nafifin • Senin, 2 Desember 2024 | 18:35 WIB
Pemerintah turunkan harga tiket pesawat domestik hingga 10 persen
Pemerintah turunkan harga tiket pesawat domestik hingga 10 persen

RADARTUBAN - Selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025 pemerintah memutuskan menurunkan harga tiket pesawat domestik sebesar 10 persen.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa keputusan tersebut merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Airlangga menjelaskan bahwa penurunan tarif tiket pesawat dilakukan sebagai langkah untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata domestik.

"Pemerintah sudah putuskan tiket pesawat dalam negeri harganya turun 10 persen sehingga kita dorong supaya turisme di dalam negeri meningkat," kata Airlangga dalam acara Rapimnas Kadin Indonesia 2024, di Hotel Mulia Jakarta, Minggu (1/12).

Dia menambahkan, Presiden Prabowo telah menyampaikan rencana pembukaan rute penerbangan domestik, seperti di kawasan ekonomi Tanjung Kelayang di Pulau Bangka Belitung.

Airlangga pun menyatakan, tanpa adanya penerbangan ke destinasi wisata tersebut, wisatawan akan menghadapi kesulitan untuk mencapai lokasi tersebut.

"Sebagai contoh kawasan ekonomi di Tanjung Kelayang di Pulau Bangka Blitung, itu kalau tidak ada penerbangan, sulit bagi turis untuk datang. Karena dia harus ke Jakarta dulu baru ke Palembang. Padahal secara regional itu turis bisa langsung datang kalau itu penerbangan dibuka. Demikian pula yang di Labuan Bajo," jelas Airlangga.

Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga prinsip kesetaraan dalam industri penerbangan nasional.

Terlebih, saat ini jumlah armada pesawat di Indonesia kurang dari 400 unit, sementara permintaan untuk penerbangan domestik terus meningkat.

"Nah jumlah turis ke dalam negeri masuk 17 juta dan keluar negeri 7,5 juta sehingga ini semuanya harus kita jaga dan angka pengungkit yang paling tinggi adalah dari sektor pariwisata. Nah ini yang kita minta untuk quick win yang kita dorong," imbuh Airlangga.

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Elba Damhuri, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo telah mengadakan rapat terbatas bersama Menteri Perhubungan dan sejumlah menteri lainnya di Istana Merdeka untuk membahas penurunan harga tiket pesawat selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Kemarin, Presiden Prabowo mengadakan ratas (rapat terbatas) dengan Menteri Perhubungan dan sejumlah Menteri di Istana Merdeka untuk membahas penurunan harga tiket pesawat selama masa Nataru. Hasilnya, Pemerintah sepakat menurunkan harga tiket pesawat untuk penerbangan domestik sebesar 10 persen saat Nataru, di seluruh bandara di Indonesia," ujar Juru Bicara Kementerian Perhubungan Elba Damhuri dalam keterangan tertulis, Rabu (27/11).

Elba menjelaskan bahwa untuk mewujudkan penurunan harga tiket pesawat (tanpa pengurangan PPN), diperlukan kerja sama dari maskapai, PT Angkasa Pura Indonesia, PT Pertamina, dan Airnav.

Upaya ini mencakup penurunan biaya fuel surcharge, PJP2U, dan avtur di beberapa bandara, sehingga penurunan tarif secara keseluruhan dapat tercapai dengan target penurunan harga tiket minimal sebesar 10 persen. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#nataru #10 persen #pesawat domestik #Menteri Koordinator Bidang Perekonomiam #natal dan tahun baru #menurunkan harga tiket #airlangga hartanto #presiden prabowo subianto #tiket pesawat