RADARTUBAN - Masyarakat yang berencana mudik Lebaran 2025 kini sudah bisa memesan tiket kereta api. PT Kereta Api Indonesia (KAI) secara resmi membuka pemesanan tiket mulai H-45 sebelum keberangkatan, tepatnya sejak 4 Februari 2025.
Dengan sistem ini, masyarakat bisa memesan tiket untuk perjalanan H-4 Lebaran mulai hari ini, Selasa (11/2). Berikut adalah jadwal pemesanan tiket berdasarkan tanggal keberangkatan:
• 4 Februari 2025 – untuk keberangkatan 21 Maret 2025 (H-10)
• 5 Februari 2025 – untuk keberangkatan 22 Maret 2025 (H-9)
• 6 Februari 2025 – untuk keberangkatan 23 Maret 2025 (H-8)
• 7 Februari 2025 – untuk keberangkatan 24 Maret 2025 (H-7)
• 8 Februari 2025 – untuk keberangkatan 25 Maret 2025 (H-6)
• 9 Februari 2025 – untuk keberangkatan 26 Maret 2025 (H-5)
• 10 Februari 2025 – untuk keberangkatan 27 Maret 2025 (H-4)
• 11 Februari 2025 – untuk keberangkatan 28 Maret 2025 (H-3)
• 12 Februari 2025 – untuk keberangkatan 29 Maret 2025 (H-2)
• 13 Februari 2025 – untuk keberangkatan 30 Maret 2025 (H-1)
• 14 Februari 2025 – untuk keberangkatan 31 Maret 2025 (Hari H Lebaran)
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, mengimbau masyarakat agar membeli tiket hanya melalui kanal resmi KAI guna menghindari potensi penipuan.
“Pembelian tiket di loket stasiun hanya bisa dilakukan secara go-show, yang dibuka mulai tiga jam sebelum keberangkatan,” jelasnya.
Selain itu, dengan diberlakukannya Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025, pelanggan diingatkan untuk selalu mengecek jadwal keberangkatan terbaru guna menghindari keterlambatan.
“KAI berkomitmen untuk memberikan pengalaman mudik yang aman, nyaman, dan berkesan bagi masyarakat. Dengan berbagai peningkatan layanan serta inovasi, kami berharap perjalanan mudik tahun ini berjalan lebih lancar dan menyenangkan,” tambah Anne.
Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) turut berperan dalam mendukung kelancaran perjalanan masyarakat, terutama selama musim liburan.
Kontribusi ini mendapat apresiasi dari Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi, yang bertemu dengan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid di Kantor Kementerian Komdigi, Rabu (5/2).
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Komdigi atas dukungannya selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Informasi terkait cuaca, kemacetan, dan kondisi lainnya yang disebarluaskan sangat membantu kelancaran perjalanan masyarakat,” kata Menhub Dudy.
Menurutnya, jumlah pengguna angkutan umum selama periode Nataru 2024-2025 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Berdasarkan data dari operator seluler (Indosat, Telkomsel, dan XL), jumlah penumpang naik dari 16,3 juta orang pada 2023-2024 menjadi 17,1 juta orang.
Menkomdigi Meutya Hafid menyampaikan bahwa sejak Oktober 2024, pihaknya telah menyiapkan berbagai strategi untuk mendukung kelancaran Nataru.
Langkah tersebut mencakup komunikasi publik yang efektif, penyebaran informasi melalui SMS Blast, running text di televisi nasional, serta konten di berbagai platform digital.
“Kami juga memastikan ketersediaan jaringan telekomunikasi yang optimal di titik-titik strategis seperti bandara, terminal, pelabuhan, dan jalur utama mudik. Selain itu, tim Balai Monitoring Komdigi terus memantau spektrum frekuensi agar komunikasi tetap lancar selama musim liburan,” jelasnya.
Melihat keberhasilan koordinasi selama Nataru, Kementerian Perhubungan dan Komdigi berkomitmen untuk memperkuat sinergi dalam menghadapi libur Nyepi (28-29 Maret 2025) serta Hari Raya Idul Fitri 1446 H (31 Maret – 7 April 2025).
“Sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadan dan libur Lebaran, sehingga persiapan harus dimulai sejak sekarang. Kami berharap Komdigi dapat kembali berkolaborasi dengan Kementerian Perhubungan serta instansi lainnya guna memastikan kelancaran angkutan Lebaran 2025,” ujar Menhub Dudy. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni