Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Puan Maharani Pastikan Megawati dan Prabowo akan Segera Menyelenggarakan Pertemuan

Bihan Mokodompit • Minggu, 2 Maret 2025 | 13:10 WIB
Puan Mahari pastikan pertamuan Megawati Soekarnoputri dan Prabwo Subianto akan segara dilaksanakan
Puan Mahari pastikan pertamuan Megawati Soekarnoputri dan Prabwo Subianto akan segara dilaksanakan

RADARTUBAN - Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani, menegaskan bahwa pertemuan antara Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, dan Presiden Prabowo Subianto merupakan sesuatu yang tidak bisa dihindari.

Sebagai putri Megawati sekaligus Ketua DPR RI, Puan menyampaikan bahwa pertemuan tersebut akan segera berlangsung jika takdir menghendaki.

"Pasti, pasti, secepatnya insya Allah, secepatnya," kata Puan saat ditemui seusai menghadiri penutupan retret kepala daerah di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, pada Jumat (28/2).

 

Sebagai mantan Presiden RI, Megawati sebenarnya diundang dalam Upacara Parade Senja yang digelar pada Kamis (27/2) di Akmil, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan retret kepala daerah.

Namun, menurut Puan, Megawati tidak dapat menghadiri acara tersebut. Sebagai gantinya, dia mengirimkan pesan untuk Prabowo mengenai harapannya terhadap jalannya acara tersebut.

“Semoga acaranya berjalan dengan baik dan lancar serta bermanfaat bagi bangsa dan negara,” ucap Puan.

Sebelumnya, Megawati diketahui menginstruksikan kader-kader PDIP untuk menunda keikutsertaan mereka dalam retret kepala daerah yang telah berlangsung sejak 21 Februari 2025.

Akibat arahan tersebut, beberapa kepala daerah dari PDIP seperti Pramono Anung, Hasto Wardoyo, dan Masinton Pasaribu baru bergabung dalam kegiatan itu pada 24 Februari 2025.

Ketua DPP PDIP, Ahmad Basarah, mengungkapkan bahwa alasan di balik instruksi Megawati untuk menunda kehadiran kadernya dalam retret kepala daerah berkaitan dengan penahanan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto.

Basarah menegaskan bahwa kasus yang menjerat Hasto tidak hanya sebatas perkara hukum, tetapi juga memiliki aspek politik. Dia menilai bahwa posisi Hasto sebagai Sekjen PDIP adalah bagian penting dari partai, sehingga penahanannya menjadi persoalan serius.

“Tentulah penahanan seorang sekjen partai (Hasto) menjadi masalah serius bagi partai kami. Itu kami asumsikan bukan semata-mata sebagai peristiwa hukum, tapi juga sebuah peristiwa politik,” ujar Basarah dalam konferensi pers di kantor DPP PDIP pada Selasa (25/2) malam WIB.

Lebih lanjut, Basarah menyebut bahwa hingga saat ini partainya belum memperoleh informasi secara menyeluruh mengenai agenda retret maupun situasi yang berkaitan dengan penahanan Hasto.

Selain itu, di waktu yang bersamaan, Megawati juga telah meminta para kepala daerah dari PDIP untuk segera menjalankan. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#pertemuan #PDI Perjuanagan #megawati soeakarnoputri #puan maharani #presiden prabowo subianto #Retret