RADARTUBAN- Dua pendaki wanita, Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono, meninggal dunia saat menuruni Puncak Carstensz di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Sabtu (1/3).
Mereka mengalami hipotermia setelah cuaca buruk melanda kawasan tersebut.
Jenazah Elsa telah berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSUD Timika, sementara evakuasi Lilie sempat tertunda karena kondisi cuaca yang tidak mendukung.
Berikut profil kedua pendaki yang dikenal memiliki kecintaan terhadap dunia pendakian ini.
Lilie Wijayanti Poegiono lahir di Malang pada 2 Oktober 1965. Dia dikenal sebagai seorang pendaki berpengalaman serta pemilik akun Instagram @mamakpendaki.
Di luar aktivitas mendakinya, Lilie adalah seorang perancang busana yang mengelola bisnis bernama La Belle Femme (LBF).
Dia telah mendaki lebih dari 30 gunung, termasuk Gunung Merbabu, Slamet, Kelud, Semeru, Rinjani, hingga Bukit Raya dan Latimojong.
Lilie dan Elsa telah berteman sejak SMP. Mereka pertama kali mendaki bersama pada usia 18 tahun di Gunung Bromo.
Namun, komunikasi mereka sempat terputus karena kesibukan masing-masing. Lilie melanjutkan karir di Telkom, sementara Elsa menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran Gigi.
"Persahabatan kami terputus tanpa kabar berita. Aku melanjutkan kuliah dan karir di Telkom, dan Elsa melanjutkan kuliah Kedokteran Gigi di Jakarta. Karena itulah dia dinamai Mamak Gigi," tulis Lilie dalam unggahan Instagramnya.
Lilie dan Elsa bersama rombongan berangkat menuju Puncak Carstensz. Mereka berhasil mencapai puncak.
Namun, saat turun menuju Lembah Kuning, cuaca buruk berupa hujan deras, salju, dan angin kencang terjadi secara tiba-tiba.
Kondisi ini menyebabkan lima pendaki mengalami hipotermia, termasuk Lilie dan Elsa.
Sayangnya, mereka tidak dapat bertahan dan dinyatakan meninggal dunia, sementara tiga pendaki lainnya berhasil diselamatkan
Sementara Elsa Laksono lahir di Malang pada 24 Juli 1965. Dia dikenal sebagai Mamak Gigi, julukan yang ia gunakan di akun Instagram-nya, @explorewithelsa.
Elsa adalah seorang dokter gigi yang juga merupakan alumni SMA Dempo Malang angkatan 1984, sama seperti Lilie.
Sejak muda, Elsa sudah memiliki kecintaan terhadap alam dan mendaki berbagai gunung di Indonesia, seperti Gunung Sumbing, Papandayan, Slamet, dan Mahameru.
Selain itu, Elsa dan Lilie juga pernah mendaki gunung tertinggi di dunia, Gunung Everest, Nepal, pada 2019.
Dalam ekspedisi terakhirnya ke Puncak Carstensz, Elsa mengalami hipotermia dalam perjalanan turun dan menghembuskan napas terakhirnya sebelum berhasil mencapai Lembah Kuning.
Kisah persahabatan dan perjalanan hidup mereka menjadi inspirasi bagi banyak pendaki dan pecinta alam di Indonesia.
Kepergian mereka meninggalkan duka mendalam, terutama di kalangan pendaki gunung yang mengenal mereka. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni