Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Mobil Pribadi Jadi Moda Transportasi Mudik Paling Favorit, Kenapa Tidak Fasilitas Umum?

Bihan Mokodompit • Selasa, 11 Maret 2025 | 00:04 WIB
Mobil Pribadi jadi Transportasi Lebran 2025
Mobil Pribadi jadi Transportasi Lebran 2025

RADARTUBAN - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa keselamatan para pemudik menjadi perhatian utama dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun ini.

Berbagai upaya telah disiapkan guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, nyaman, dan lancar.

“Kami sebagai pengelola transportasi menekankan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas dalam persiapan angkutan Lebaran 2025,” ujar Dudy dalam Rapat Koordinasi Persiapan Angkutan Lebaran 2025 yang digelar di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta, pada Minggu (9/3).

Dia menambahkan bahwa seluruh pemangku kepentingan memiliki tanggung jawab besar dalam menjamin kelancaran serta kualitas layanan transportasi selama periode mudik.

 

Agar arus mudik berjalan lebih tertata, Dudy meminta seluruh pihak terkait untuk memperkuat koordinasi.

Sejumlah langkah antisipasi telah disiapkan, termasuk peningkatan keselamatan dan keamanan transportasi, penyediaan informasi perjalanan, serta optimalisasi distribusi penumpang.

Selain itu, pemerintah juga menyediakan data lalu lintas, pemantauan melalui CCTV, dan program mudik gratis.

“Kami terus melakukan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan di pusat maupun daerah agar pelaksanaan angkutan Lebaran berjalan optimal,” kata Menhub.

Dia menambahkan bahwa program ini menjadi salah satu agenda strategis Kemenhub yang berperan sebagai tolok ukur keberhasilan sektor transportasi.

Pada rapat koordinasi tersebut, berbagai operator transportasi, baik dari BUMN maupun swasta, turut memaparkan rencana operasional mereka untuk menghadapi lonjakan penumpang selama periode mudik.

Salah satu kebijakan yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah penerapan sistem kerja work from anywhere (WFA) guna mengurangi kepadatan arus mudik.

Hasil survei yang dilakukan Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kemenhub menunjukkan bahwa kebijakan ini berpotensi mengurangi lonjakan pemudik dalam satu waktu tertentu.

Menhub menjelaskan bahwa survei dilakukan dalam dua skenario: pertama, tanpa mempertimbangkan WFA, dan kedua, dengan mempertimbangkan skema WFA.

Hasilnya menunjukkan bahwa jika WFA diberlakukan, distribusi perjalanan pemudik menjadi lebih merata.

“Survei awal tanpa WFA menunjukkan lonjakan pemudik mencapai 16,8 juta orang pada H-3 Lebaran. Namun, jika WFA diterapkan, jumlahnya turun menjadi 12,1 juta orang,” jelas Dudy.

 

Berdasarkan data yang dirilis Kemenhub, terdapat beberapa moda transportasi utama yang dipilih oleh masyarakat untuk mudik tahun ini.

Mobil pribadi masih menjadi pilihan utama dengan persentase 23 persen atau sekitar 33,69 juta orang. Sementara itu, bus menjadi moda kedua yang paling diminati dengan 16,9 persen atau sekitar 24,76 juta penumpang.

Kereta api antarkota juga cukup diminati dengan persentase 16,1 persen atau sekitar 23,58 juta penumpang, diikuti oleh pesawat dengan 13,5 persen atau sekitar 19,77 juta penumpang.

Adapun sepeda motor digunakan oleh 8,7 persen pemudik atau sekitar 12,74 juta orang.

 

Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh berbagai pejabat tinggi di lingkungan Kemenhub serta perwakilan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Pariwisata.

Selain itu, perwakilan dari sejumlah operator transportasi nasional seperti PT Pelindo, PT Pelni, PT KAI, PT ASDP Indonesia Ferry, PT Jasa Marga, InJourney Airport, Garuda Indonesia, dan AirNav Indonesia juga turut serta dalam pembahasan.

Menhub berharap kerja sama antara regulator dan operator dapat terus diperkuat demi memastikan penyelenggaraan angkutan Lebaran 2025 berjalan lancar serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#menhub #mudik #pemudik #angkutan #keselamatan #Dudy Purwagandhi #lebaran 2025 #mobil pribadi